Karena sebenarnya, apapun bentuknya, sebelum kita memberi kita wajib memiliki.
Bagaimana bisa kita memberi sedikit harta jika kita sendiri tak sanggup memenuhi kebutuhan pokok?
Bagaimana bisa kita memberi sedikit ilmu jika ternyata ilmu yang kita punya hanya tentang ingatan-ingatan parsial yang tak jelas bagaimana pertanggungjawabannya.