Pagi tadi aku kehilangan satu.
Siangnya kutahan tetap membeku.
Sorenya dua tiga datang membantu.
Malam tak kulepas biar satu.
Sampai akhirnya luka tanganku.
Tak jua bahagia mereka disitu.
Siangnya kutahan tetap membeku.
Sorenya dua tiga datang membantu.
Malam tak kulepas biar satu.
Sampai akhirnya luka tanganku.
Tak jua bahagia mereka disitu.
-aku, buah yang terlalu egois merusak sang pohon.
No comments:
Post a Comment