Bagaimana kita bisa rela saat tau tanah yang begitu erat hubungannya dengan kita dirampas?
Bagaimana kita bisa tetap diam ketika ribuan liter darah bersimpah dan bangunan runtuh?
Bagaimana kita bisa merasa tetap baik-baik saja?
Di tanah yang begitu subur karena selalu dialiri darah mujahid ini, ribuan anak-anak tumbuh dengan begitu luar biasa. Anak-anak kuat yang ketakutannya luntur dengan teriakan takbir.
Meski belum mampu terbang langsung, membantu dengan tenaga, mari bantu dengan apa yang kita bisa.
Mari jadi bagian dari kekuatan mereka menghadapi kekejian yang insya Allah akan segera terkalahkan.
Mari tetap berpihak dengan genggaman yang tak mudah lepas. Semoga nanti perjuangan-perjuangan ini bisa menjadi saksi bahwa kita siap membela apa yang Allah cintai.
---------------------------------------------------------------
Birruh, Bidam, Nafdika ya Aqsha!
No comments:
Post a Comment