Ditengah mood yang fluktuatif karena nggak sholat, nonton video re-launching nasyeed FSKI setelah menyelesaikan buku Teh Qoonita - Bertemu Dewasa akhirnya berhasil memporak-porandakan benteng ketahanan yang sudah disusun begitu kuat. Ah, akhirnya menangis juga~
Tinggal menghitung bulan menuju akhir masa menjadi mahasiswa. Rasanya campur aduk sekali.
Begitu banyak orang-orang luar biasa yang ditemui disini dan begitu berat meninggalkan semua itu secepat ini. :")
Jadi teringat, disalah satu tulisan di buku Bertemu Dewasa, Teh Qoonit menuliskan tentang perbedaan berlomba-lomba dalam kebaikan dan bersegera menuju kebaikan.
Ya, selama di Sumbar, kuat sekali sikut-sikutan dalam berlomba-lomba menuju kebaikan ini. Setiap kita diberi jalur lari yang disamping kanan-kirinya ada sahabat-sahabat baik dengan semangat begitu luar biasa. Mereka semua bersemangat, kuat sekali. Lomba yang tak hanya mencari pemenang, tp lomba yang dalam prosesnya ada begitu banyak uluran tangan untuk tetap bangkit menyelesaikan perlombaan. Begitu menyenangkan menjalani hari-hari berlari bersama mereka.
Tapi, menghitung bulan lagi, sepertinya besar kemungkinan masing-masing dari kita akan keluar dari jalur lomba masing-masing. Dan.. saat itulah berlomba-lomba dalam kebaikan akan terasa berbeda. Tak ada lagi riuhnya bersama mereka. :") Tapi, sebagaimana kita sama-sama menjaga lilin agar tak padam, semoga setelah fase mahasiswa ii kita masih menjaga lilin yang sama. Meski perlombaan ini tak lagi akan meriah, tapi setiap kita tau betul bahwa sebenarnya yang kita butuhkan adalah bersegera dalam kebaikan. Sekecil apapun, semoga semangat kita tetap terjaga.
Video re-launching nasyeed FSKI :
https://drive.google.com/file/d/1ngJ7Dd__w5m8D5QYY2TIEPV19tVQGxHE/view?usp=share_link
No comments:
Post a Comment