ini nih sedikit rangkuman tentang hidrokarbon, baca yaa buat belajar :)
Isomeri adalah rumus molekul sama tetapi rumus strukturnya berbeda-beda
Reaksi Subsitusi : reaksi penggantian satu atom H pada alkana dengan atom yang lainnya.
Reaksi Eliminasi : reaksi pelepasa 2 atom C pada alkana sehingga ikatannya berubah menjadi ikatan rangkap 2 (alkena)
Alkena adalah hidrokarbon dimana minimal salah satu ikatannya rangkap 2
Syarat terjadinya isomeri geometri pada alkena :
- Atom C rangkap masing-masing harus mengikat 2 gugus yang berbeda.
- Isomeri geometri hanya dimiliki oleh senyawa alkena
- isomeri geometri dibagi menjadi 2 bentuk :
- Bentuk cis : apabila gugus-gugus yang sama pada 2 atom C rangkap terletak searah
- Bentuk trans : apabila gugus-gugus yang sama pada 2 atom C rangkap terletak bersebrangan.
Sifat-sifat Alkana
- Sifat-sifat fisika
- Merupakan nonpolar sehingga tidak larut dalam air (contoh: minyak tanah)
- Pada suhu kamar, alkana dengan atom C1 – C4 berfase gas (contoh: elpiji), C5 – C17 berfase cair (contoh: bensin, oli), dan > C18 befase padat (contoh: lilin, malam).
- Semakin banyak jumlah atom C, titik didih semakin tinggi. Jika sama jumlah Atom C nya maka, yang memiliki lebih banyak cabang, titik didih semakin tinggi
- Sifat-sifat Kimia
Alkana disebut juga parafin. Artinya sulit bereaksi dengan zat-zat lain karena ikatannya tunggal (jenuh)
Sifat-sifat Alkena
- Sifat-sifat fisika
- Merupakan nonpolar sehingga tidak larut dalam air
- Pada suhu kamar, alkana dengan atom C1 – C4 berfase gas, C5 – C17 berfase cair, dan > C18 befase padat.
- Semakin banyak jumlah atom C, titik didih semakin tinggi. Jika sama jumlah Atom C nya maka, yang memiliki lebih banyak cabang, titik didih semakin tinggi
- Sifat-sifat Kimia
Dibandingkan dengan alkana, alkena lebih mudah bereaksi dengan zat lain. Karena ikatannya yang rangkap 2 (tidak jenuh) lebih mudah putus dan bereaksi dengan zat lain.
Sifat-sifat Alkuna
- Sifat-sifat fisika
- Merupakan nonpolar sehingga tidak larut dalam air
- Pada suhu kamar, alkana dengan atom C2 – C4 berfase gas, C5 – C10 berfase cair, dan > C10 befase padat.
- Semakin banyak jumlah atom C, titik didih semakin tinggi. Jika sama jumlah Atom C nya maka, yang memiliki lebih banyak cabang, titik didih semakin tinggi. Dan semakin besar molekul relatifnya, titik didihnya makin tinggi.
- Sifat-sifat Kimia
Dibandingkan dengan alkana dan alkena, alkuna lebih mudah bereaksi dengan zat lain. Karena ikatannya yang rangkap 3 (tidak jenuh) lebih mudah putus dan bereaksi dengan zat lain.
Reaksi addisi alkena : reaksi perubahan ikatan rangkap menjadi ikatan tunggal dengan menambahkan zat-zat lain pada alkena.
Reaksi polimerisasi : penggabungan molekul-molekul kecil (monomer) menjadi satu molekul besar (polimer).
Kegunaan Alkana
- sebagai bahan bakar (LPG, Bensin)
- pembuatan bahan kimia (methanol, metal klorida)
- sebagai pelarut, pembuatan tinta, cat, dan semir sepatu
Kegunaan Alkena
- Sebagai bahan dasar pada indutri plastic (karet, pipa PVC)
- pembuat senyawa kimia lain (etanol, etil eter)
Kegunaan Alkuna
- Bahan baku pembuatan bahan-bahan tiruan. (etuna)
No comments:
Post a Comment