Oktober 2017
Malam itu mataku masih sembab.
Beberapa hari sebelumnya dia datang, sebentar, tapi menyisakan banyak rasa.
Satu malam yang panjang, banyak tanya dan kata yang hanya mampu berjalan di benakku saja.
Bahkan beberapa menit sebelum travel itu membawanya pulang, dia memelukku, memastikan aku akan baik-baik saja.
Rasanya hampir lima ratus lembar tisu 'nice' tersebar di kamar merah mudaku.
Entah sejak kapan, Jati terlalu dingin untuk dilewati sendiri.
Dan aku tau, dia pasti memikirkan lebih banyak dari yang ku tau.
Hampir satu minggu, kata seseorang aku hanya mengeluh atas sesuatu yang tak perlu.
Egois dengan semua perasaan yang tak masuk logikamu.
-----------------------------------------------
21 Oktober 2018
Ratusan hari kita bisu.
Megotori hati dengan penuh keegoisan.
Memenuhi fikiran dengan kekecewaan.
Hingga lupa : ada rasa yang tak boleh hilang karena ikatan.
Malam ini kita saling memeluk.
Membongkar luka yang telah lama kita tutup dengan rapi.
Tapi intinya sama : kita tak ingin kehilangan lagi.
Mulai hari ini,
Mari saling mengenapkan yang ganjil.
Menutup lobang yang menganga.
Menyusul puzzle yang hilang.
Mari membuka hati.
-------------------------------------
22 Oktober 2018. Hampir tengah malam.
Dari balik kaca bus SAN yang berembun, ku biarkan keegoisan berlalu bersama lampu-lampu yang kita lalui.
Biar kita tinggalkan luka yang membekukan hati.
Nyatanya hidup harus seperti perjalanan ini :
Punya tujuan dan tak mudah dihentikan.
Lama sekali setelah semua berlalu.
Akhirnya aku tau.
Yang berhak bahagia bukan hanya aku.
-------------------------------------------
20 Oktober 2019
Terimakasih Padang.
Sudah mengajarkan kedewasaan, persahabatan, dan cinta.
Semoga waktu berlalu dengan penuh makna.
---------------------------------------------
Oktober 2020
Tahun ini tiba-tiba covid menyebar begitu cepat.
Semoga kita sama-sama baik-baik saja.
Izinkan aku menyelesaikan impian kita.
semoga tahun depan, seperti doamu, tiga huruf itu berada di belakang nama indah yg kamu berikan.
-------------------------------------------
17 Oktober 2021
Meskipun tahun ini jarak terasa begitu jauh, seperti katamu : aku harus percaya.
Maka izinkan aku menitipkan seluruhnya pada mereka yg juga aku percaya.
--------------------------------------------
14 Oktober 2022
Izinkan aku menjagamu dengan tanganku.
Memelukmu dengan kekuatan yang aku punya.
No comments:
Post a Comment