Saturday, December 19, 2020

Ladang

Jika kamu jadi seorang content creator, apa yang akan kamu lakukan saat akhirnya semua sosmed down?
Jika kamu jadi seorang guru, apa yang akan kamu lakukan saat sekolah-sekolah ditiadakan?

Bagaimana jika ladang dakwahmu sudah tak ada?

Memilih

"Bagusnya kalian jangan menentukan mau ambil PPDS apa sebelum benar-benar merasakan semua stase. Jangan terlalu fokus ke satu hal sampai akhirnya hal-hal lain ndak nampak dan menjalani stasenya setengah-setengah. Jalani aja dunia perkoasan sebagai jalan menuju dokter umum yg harus faham semuanya. Siapa tau ternyata passion kita ada di stase yang barangkali gak pernah kita fikirkan."-dr.AR,Sp.BTKV

Kalimat yg bikin teringat kata murobbi, "mendoakan satu nama itu boleh, tapi hati-hati, jangan sampai pilihan itu membuat kita menutup diri dari pilihan-pilihan lain."

Percayalah, setiap detik adalah pilihan. Mulai dari memilih akan makan apa, akan berdiri atau tetap goleran, tidur atau skripsian atau bahkan pilian-pilihan yang lebih berat, seperti akan menjalani kehidupan selanjutnya dengan sebagai apa? Atau dengan siapa? Dan bagaimana?

Setiap kita akan sampai pada saat untuk memilih, maka sebelum itu berdoalah agar Allah selalu mencondongkan hati kita pada pilihan yang diridhoi-Nya, pilihan yang dengannya kita senantiasa makin dekat dengan Rabb kita. 💕

Sunday, November 22, 2020

Friday, November 20, 2020

Tiga Dalam Satu, Sedang Aku?

Ketika Buya Hamka sedih karena hanya bisa melahirkan tiga tulisan dalam satu tahun.

Kita?

Target membaca satu buku pun tak tamat juga.

Tuesday, November 3, 2020

Karena sebelum memberi, kita wajib memiliki

Karena sebenarnya, apapun bentuknya, sebelum kita memberi kita wajib memiliki.
Bagaimana bisa kita memberi sedikit harta jika kita sendiri tak sanggup memenuhi kebutuhan pokok?
Bagaimana bisa kita memberi sedikit ilmu jika ternyata ilmu yang kita punya hanya tentang ingatan-ingatan parsial yang tak jelas bagaimana pertanggungjawabannya.

Wednesday, October 7, 2020

Wednesday, August 12, 2020

Dua Puluh Satu

Selamat ulang tahun (lagi), Mak. :)
Alhamdulillah sudah 21 tahun ulangtahun bareng, dan ini tahun keempat kita beda dunia hehe.
Alhamdulillah tahun ini Putri genap dua satu. Ya, tahun pertama melewati masa menambah target baru.
insya Allah enam hari lagi putri seminar proposal, rasanya semakin kuat keinginan Putri mengejar gelar sarjana secepat yang Putri bisa.

Ah, rasanya makin kesini ulangtahun tak lagi sama ya mak. Putri makin takut jika kembali kepada-Nya tanpa bekal apa-apa.
Malu sekali ketika perjuangan Rasulullah dan sahabat yang sampai menumpahkan darah berliter-liter malah dibalas dengan ketidakproduktivan seperti ini.

Semoga, dengan bertambahnya usia, bertambah pula pemahaman dan kedewasaan.
Semoga semakin bertambah usia, bertambah pula kebermanfaatan.


Selamat ulang tahun mak.
Selamat ulang tahun aku.

Monday, August 10, 2020

Konsisten

"..... konsisten dalam ketidak-konsistenan itu bukan karakter yg baik...."

-dr. DI, Sp.THT-KL(K).,FICS

Friday, August 7, 2020

Anak Panah

Beberapa bulan yang lalu, ketika kolom komentar di grup itu masih kurang dari sepuluh, aku pernah curhat : "takut gak bisa bimbingan online. Panik melihat makin banyak yang melangkah jauh meninggalkan aku."

Dan seseorang di grup bilang :

"Kiinan curhat kesini kami cuma bisa kasih saran. Tapi kalau curhatnya ke Allah, apa yang kinan mau bisa langsung kinan dapatkan. Ga ada yang gak mungkin......

..... Jadi teringat sama anak panah. Kadang kita ditarik mundur selangkah. Setelah itu menyusul laju ke depan. "

Dan kalimat-kalimat itu terngiang-ngiang sampai sekarang.
Beberapa hari yang lalu, ditengah resahnya melihat pertanyaan tentang skripsi dari teman-teman angkatan, ditengah resahnya melihat puluhan nama berjejer di kolom komentar, ditengah resahnya menanti 27 hari. Akhirnya Allah tenangkan dengan keajaiban-keajaibannya. Allah mantapkan untuk tetap percaya. Allah tetapkan hati untuk segera mengusahakan yang seharusnya diusahakan.

Dan setelah tiga puluh dua hari menanti, akhirnya Allah pertemukan dengan yang dirindukan. Berhari-hari takut 'kena bom' malah dihadapkan dengan kata-kata meneduhkan dari beliau :"Bapak selalu stay disini kok. Kapanpun Kinan mau bimbingan bapak ada. Tapi kalau online ni gimana lah yaa."

Selanjutnya, berita-berita baik berdatangan dengan cepat. Mulai dari mendapat nama penguji yang hanya butuh 30 menit, data yang awalnya bolong-bolong jadi full, penguji yang langsung ACC, penentuan tanggal dari 5 dosen yang hanya butuh waktu 3 jam, dan hal-hal manis lainnya yang luarbiasa.

Setelah 3 bulan 9 hari menanti...
Allah bayar dengan dua hari + 2 minggu mempersiapkan diri.

Seperti anak panah. Kadang kita ditarik mundur selangkah. Setelah itu menyusul laju ke depan. 

Dari padang,
Dengan penuh cinta,

your future doctor.

Sunday, July 12, 2020

Sedang dalam Penantian

Setiap hal di dunia ini berada dalam dua keadaan : ditunggu atau menunggu.
Keduanya sulit, keduanya berat, keduanya butuh tanggung jawab.

Sudah beberapa hari sejak pesan terakhir itu masih berada dalam kondisi yang sama.
Kadang entahlah, yang dinanti mungkin sedang banyak menantikan hal lain atau bagaimana.
Semoga yang dinanti peka terhadap yang menanti.
Semoga yang menanti tetap sabar dalam penantiannya.

Jadi, kapan bapak akhirnya mau membalas pesan seorang dewasa muda ini? :")

Tuesday, July 7, 2020

Bangga atau Sebaliknya?

Dulu banget, Allah pernah melaknat suatu kaum dengan azab yang luarbiasa pedih. Allah balikkan tanah di negeri itu, kemudian Allah hujani mereka dengan batu yang terbuat dari tanah yang dibakar. Tak hanya pelaku, semua orang di negeri tersebut musnah.

Ribuan tahun setelah kejadian itu, mereka kembali dengan kebanggaan akan keberagaman warna yang mereka ciptakan. Seolah mereka lupa, warna-warna yang mereka banggakan diciptakan oleh Dzat yang siap melaknat kapan saja.

Semoga nanti, anak cucu kita masih tetap bisa memaknai warna-warna indah yang diciptakan langsung oleh pelukis yang Maha Agung dengan makna yang seharusnya.

Monday, May 25, 2020

Karya Terbaik

Katanya karya terbaik bukan tentang karya yang membuat orang lain kagum padamu. Tapi tentang karya yang dengannya orang lain ingin semakin dekat dengan Rabb-Nya.

Thursday, May 21, 2020

Tumbuh

Namaku Kiinan.

Ketika menulis ini, aku masih mahasiswa kedokteran tahun 3. Sudah lebih seribu hari sejak pertama kali resmi menjadi bagian dalam lingkaran ikhtiar mengoptimalkan kwalitas usia seseorang, mengurangi penderitaan, dan menyeimbangkan kehidupan lewat sektor kesehatan.

Ketika menulis ini, dunia sedang tidak baik-baik saja. Jika kamu membaca tulisan ini bertahun-tahun setelah aku menulisnya, kamu mungkin akan mengingat atau pernah mendengar kenangan tentang kejadian luar biasa, virus, cuci tangan, work from

Monday, April 27, 2020

Sayang sekali jika harus terpaut dalam ketidakpastian sejauh ini.
Mari kita kalahkan miliaran kupu-kupu yang menyesakkan dada.

Friday, April 24, 2020

Jum'at Pertama di bulan Ramadan : Manis!

Alhamdulillah..
Seharian ini perasaan campur aduk kaliii.
Mulai dari sendu sahur pertama harus dirantau (lagi), terus bahagia karena akhirnya boleh mudik dengan syarat urusan di Padang dah selesai,  terus tiba2 sedih karena niat buat nemuin pembimbing 1 gagal karena beliau bilang harus selesein di pembimbing 2 dulu.

FYI, pbb 1 kiinan tetep offline gitu bimbingannya, jadi emang dari awal dah pengen kali cepat2 selesai gitu biar bisa mudik.....

Setelah baper takut kali gabisa mudik kalo pbb 2 lama acc dan akhirnya Padang PSBB total. (Maaf guys, bukannya ga taat tp kondisi sudah mulai kurang aman disini) .

Dengan modus yang terinspirasi dari grup tim skripsi akhirnya pukul 10.43 pembimbing 2 acc huhu.
Masya Allah terharu kalii.

Terus akhirnya aku cepet-cepet kelarin semua urusan perevisian ini. Huhu... masya Allah, manis kaliii.
Hari pertama Ramadhan yang bikin perasaan campur aduk hweheee.
Doain biar bisa mudik ya guys. :")

Monday, February 17, 2020

Semoga manis sampai akhir :)

Bismillah..
Long time no see.
Alhamdulillah hari ini masih diberi kesehatan, kemudahan, dan nikmat-nikmat lainnya. Ahya, beberapa pekan ini aku sedang disibukkan dengan perskripsian. Ternyata dibalik sega ke-hectic-an dan ke-riweuh-an nulis skripsi, Allah selalu memberi banyak kebaikan.

JAdi alhamdulillah, tanggal 22 Januari kemarin nama dosen pembimbing resmi diumumkan. Sempat cemas berkali-kali karena dapat dosen yang 'katanya' agak sulit ditakhlukkan. Tapi masya Allah, yang ditemukan dalam perjalanan selama sekitar 3 pekan ini malah beliaulah yang luar biasa membantu memudahkan perjalanan per-skripsian ini.

Pertemuan pertama, setelah sekitar lebih dari 2 jam menunggu (karena memang aku yang mau cepat-cepat datang biar dapet first impression yang baik) beliau langsung ngasih judul dong, huhu. Dan masya Allah judulnya ndak begitu sulit untuk pemula dalam duni perkarya tulisan seperti aku. Di akhir pertemuan pun bapaknya langsung memberi beberpa file -yang kalau mengikuti prosedur harusnya aku bayar hampir sejutaan- dengan cuma-cuma, hanya ditambah pesan, "Kalau kamu selesai ini, bisa tuh langsung BAB 5 nanti."

Akhirnya setelah 3 hari menyelesaikan tugas menyusun data, hari Senin, 27 Januari 2017 aku langsung bertemu beliau untuk melaporkan progres tugas sekaligus persetujuan beliau menjdi pembimbing. Dan, manisnya bertambah sekali lagi. Tugas di acc, langsung diminta melanjutkan BAB 1 :") Masya Allah tabarakallah.

31 Januari 2020
Alhamdulillah BAB 1 versi sangat kasar sudah siap. Akhirnya bertemu beliau lagi untuk bimbingan.
Dan alhamdulillah langsung di minta untuk dikoreksi dan boleh melanjutkan ke bab selanjutnya.

Dua pekan kemudian, setelah disibukkan dengan per-LPJ-an FSKI, Skills lab yang mendadak penuh, akhirnya selesailah BAB 2 dan 3 versi kasar banget juga hwehe, niat hati ingin menghubungi bapaknya jam 10-an, tepat pukul 07.57 malah beliau yang menghubungi dulu. Malu sebenernya karena emang 2 pekan lebih 2 hari ndak ada menghubungi beliau, malah beliau yang menghubungi lebih dahulu. Tapi, masya Allah, koreksi dari beliau emang mantap kali huhu. Meskipun cukup banyak yang harus diperbaiki, tapi sekali lagi, Alhamdulillah Allah sudah mempertemukan dengan pembimbing yang baik.

Dan terakhir untuk catatan pertama ini,
semoga Allah mudahkan segala urusan perskripsian ini, semoga beliau juga diberi banyak kemudahan, keberkahan, ketenangan, dan kebaikan yang tidak ada hentinya.

Ahya, mohon bantuan doa juga untuk kelancaran blok hwehe, soalnya blok ini terasa kali konsentrasi sedang banyak terbagi.

Untuk yang baca ini, semoga curhatan ini ada manfaatnya yaaa hehe.
Jangan lupa bersyukur! :)

Saturday, January 4, 2020

Tak Ada Apapun wkwk

Kampung halaman dan semua cerita manis di dalamnya memang sering tidak ramah terhadap hati.
Ada yang tumbuh bermekaran pun ada yang mati tuk tersimpan.

Tapi, terimakasih untuk segala bagian yang membuat kaki selalu ingn berpijak kembali.