Tuesday, November 19, 2024

Apakah boleh kita berhenti berjuang dan menjadi manusia biasa-biasa saja?

Tergantung.. Prioritas dan tolak ukur kita apa dulu? Sebab sebagai mukmin, tolak ukur yang hendaknya kita gunakan adalah Taqwa sebelum Aqwa (yang terkuat). Sebab begitu banyak orang yang eksis di bumi tetapi tak dikenal di langit. Namun tak sedikit orang yang tak dikenal di bumi tapi tersohor di langit. 

Selanjutnya, sebagai mukmin, kita diajarkan langsung oleh Rasulullah : jika berharap surga, maka mohonlah Surga tertinggi; Surga Firdaus. "Allahumma innii as-alukal jannatal firdausal a'laa bighoiri hisaab wa laa 'adzaab" yang artinya "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu Surga Firdaus yang paling tinggi dengan tanpa dihisab dan diazab".

Untuk mendapatkannya? Tentu tak bisa jadi manusia dengan usaha yang biasa-biasa saja.

No comments: