Agak sedih sebenarnya membayangkan perjalanan hidup yang akan kami jalani kedepan. Tapi lagi-lagi, seperti yang selalu diingatkan dalam jamaah, kedudukan syuro sungguh lebih dekat dengan ridho Allah. Maka, dengan keteguhan dan keyakinan pada segala qada-qadar Allah, semoga tetap kutemukan tenang dalam melangkah..
Hidup memang gabisa diprediksi. Tapi insyaa Allah, dengan meyakini takdir-takdir ini diatur langsung oleh Allah, sebaik-baik perencana; aku jadi tenang. Tak ada yg perlu dikhawatirkan. Life must go ono.. Kalo kata bapak : manusia itu yg penting otak dan rasa syukur+sabarnya, nanti dimanapun tinggal, insya Allah bisa disusun lagi satu-satu.
Bismillah.. insya Allah, Allah langsung yang akan jaga bapak, mbak-mbak, dan aku.🫶🏻 Doanya sama seperti biasanya, semoga di surga nanti, Allah pertemukan keluarga kita dalam kondisi saling mengenal dan dalam jiwa yang berbahagia.
No comments:
Post a Comment