------------------------------------------------------------
"Memperbanyak membaca dan mengamalkan Al-Qur'an itu seperti memperbanyak simpanan arang. Bagaimana bisa kita terus 'berkobar' mengabdikan diri untuk ummat, jika simpanan arang kita hanya cukup untuk menghidupi diri kita sendiri?" -MR terakhir di Padang, 2023
"Dek, ulama dan ilmuwan hebat itu (hampir) tidak mungkin terlahir dari ibu yang malas." -Mbak S, 2022
"Innallaha ma'ana.."
"Obat capek itu istirahat, bukan nyerah."
"Loh, kami aja yakin Kiinan bisa. Masa Kinannya ragu?"
"Ammah Kiinan, insya Allah perjalanan ammah masih panjang. Semoga bisa tetap istiqomah dimanapun ammah berada." -MR Sekayu, 2025
"Mau nangis dulu? Gapapa, take your time."
"Hatiku tenang karena mengetahui apa yang melewatkanku tidak akan pernah menjadi takdirku dan apa yang ditakdirkan padaku tidak akan melewatkanku." -Umar bin Khattab (yg diresend terus sampe hapal)
"Ustadzah mbak di pesantren dulu pernah ngajarin tentang berkemas. Berkemas itu gak cuma soal menyusun barang. Tapi lebih luas : kita merencanakan akan pergi kemana, menghitung apa saja yang kita butuhkan, memastikan barang-barang prioritas kita tak tertinggal, hingga pulang. Dan ternyata, kita butuh ilmu berkemas itu untuk mempersiapkan perjalanan apapun di dunia." -Mbak Wulan, 2025
"Kita gak bisa memaksakan dunia 100% berjalan sesuai idealisme kita, kan? Makanya penting untuk menuliskan apa-apa yang wajib ada dan apa-apa yang bisa jadi toleransi kita." -Mbak Wulan, 2025
"Loh, ini tu mau cari ridho Allah atau cuma mau nyenengin diri sendiri aja?"
"Gapapa ammah, satu-satu aja."
"Tau gak, kita ada disini tu bukan karena kehebatan kita. Kalo dibandingin sama akhwat yang lain mah, banyak yang lebih hebat dan pantas dibanding kita. Pun bukan murni kesalahan ummahat yang menilai kita. Tapi kita disini, murni karena Allah yang pilih, murni karena kasih sayang Allah. Makanya, rugi banget kalo kita udah Allah kasih kesempatan seluas ini tapi kita sia-siain gitu aja, kan?"
"Bukan dakwah yang butuh kita, tapi kita yang butuh dakwah."
"Teteh dulu, waktu masih single, boro-boro mau ikutin trend. Karena teteh baru hijrah ketika kuliah, untuk mengejar ketertinggalan itu, teteh sengaja tidur segera setelah Isya biar bisa bangun jam 02.00-03.00 buat shalat malam, lanjut tahfidz dan disetor ba'da subuh. Siangnya sudah sibuk dengan akademik dan amanah-amanah lain." -Teh Karina Hakman, 2025
"Banyak yang menanyakan, 'akademik atau dakwah dulu teh?'. Teteh cuma mau sampaikan, ketika ada dua hal yang sama-sama baik, kenapa sih kita memilih opsi untuk membenturkan? Padahal kita punya opsi untuk mengambil keduanya." -Teh Karina Hakman, 2019
"Berjuang sendirian itu mungkin emang cepet, tapi cenderung mudah lelah karena semua beban kita tanggung sendiri. Berjuang sama-sama itu kadang emang lebih lambat dan banyak konflik, tapi yakinlah, ketika bersama, kita bisa berjalan lebih jauh, nafas kita jadi jauh lebih panjang, beban kita juga bisa kita bagikan."
“Ketika engkau sudah berada dijalan yang benar menuju Allah, maka berlarilah Jika sulit bagimu, maka berlari kecillah. Jika kamu lelah, berjalanlah. Jika itupun tidak mampu, merangkaklah. Namun, jangan pernah berbalik arah atau berhenti.” -Imam Syafi'i
"Loh.. punya 'haters' itu normal kok. Malah aneh kalo semua orang suka gaksi? Kalo kondisinya gitu, berarti opsinya dua : kita ga punya pendirian dan nilai-nilai yang bener-bener kita pegang atau kita punya terlalu banyak topeng (demi diterima semua orang)."
"Tau prioritas dan kaku itu dua hal yang berbeda."
"Jadi PPDS itu capek, jadi PPDS yang perintis dan berdiri di kaki sendiri itu jauh lebih capek. Persiapan hingga menjalaninya itu butuh pengorbanan akademik, waktu, finansial, emosional, dan sosial. Jangan dihadapi sendiri ya.. Dari sekarang kuatkan dulu support systemnya, biar kalo capek, tau kemana harus pulang."
"Belum ada sejarahnya PPDS di-drop out karena ga bisa bayar SPP. Saya dulu sempet ambil cuti 1 tahun pas tabungan PPDS habis biar bisa nabung lagi buat lanjutin PPDS. Pokoknya jangan terlalu pikirkan uangnya, pikirkan saja gimana cara masuknya." -dr.Hendra Cipta, Sp.B, 2024
"Nanti sambil berjalannya waktu, Kinan pasti akan metemu fakta kalo di dunia kedokteran itu yang penting bukan seberapa pinter kita, tapi gimana 'pinter-pinternya' kita buat bertahan dan terus berjalan." -dr.Ida, 2023
No comments:
Post a Comment