Untuk postingan ini pertama aku mau co-past langsung dari https://www.zenius.net/blog/10804/informasi-peraturan-jadwal-syarat-sbmptn bagi aku postingan itu ngena banget. Jadi postingan ini di post
-------------------------------------------------------------------------------
Sebagai gambaran berikut ini statistik penerimaan SNMPTN dan SBMPTN Tahun 2015, dua jalur penerimaan yang biasanya diandalkan untuk masuk PTN.
| Seleksi | Jumlah Peserta | Peserta Yang Lolos | Persentase Penerimaan |
|---|---|---|---|
| SNMPTN-2016 | 645.202 | 115.178 | 18% |
| SBMPTN-2016 | 721.236 | 126.804 | 17% |
Dari data di atas, bisa lo lihat bahwa pendaftar SNMPTN ada 645 ribu peserta. Dari jumlah tersebut ada 115 ribu peserta (18%) yang lolos dan sisanya sebanyak 630 ribu peserta harus rela tersingkir. Sementara, di jalur seleksi tertulis SBMPTN, dari 721 ribu jumlah total peserta, peserta yang dinyatakan lolos ada sebanyak 126 ribu peserta (17%) sementara setidaknya 595 ribu peserta ditolak kampus impiannya. Kemungkinan besar, pola yang sama (tingkat penerimaan sekitar 17%) juga akan terjadi pada SNMPTN dan SBMPTN tahun 2017.

Ditolak gebetan aja rasanya udah sakit banget, apalagi ditolak kampus impian?Bisa lo lihat sendiri tingkat persaingan di jalur SNMPTN dan SBMPTN tersebut dengan peluang diterima sekitar 17%. Di awal tahun 2017 ini, kemungkinan ada jutaan orang yang pengen diterima PTN. Sementara ada ribuan atau puluhan ribu orang yang mengincar jurusan yang sama persis dengan yang lo incar.
Antara SNMPTN atau SBMPTN... fokus yang mana?
Terlepas dari itu, lo bisa memperjuangkan jurusan yang lo inginkan baik di SNMPTN maupun SBMPTN. Tapi gue selalu ngasih saran agar lo jangan berharap terlalu banyak dengan SNMPTN. Kenapa? Pertama, karena dari tahun ke tahun, jalur SNMPTN ini terkenal sebagai jalur PHP, banyak yang ngarep dan kepedean diterima tapi ujung-ujungnya gagal. Kita lihat beberapa contoh keluhan dari angkatan lalu:
@info_snmptn kesalahan gue tahun ini, gegara nunggu snm yg php.. tapi syukurnya dapet juga ptn
— MRSdk (@MRYGARIZKY) September 1, 2015
pelajaran yg didapat dr SNMPTN: jngan serius sm 1 orang, bisa2 nnti di PHP
— Shella Putri MZ (@Shella_MZ) May 10, 2015
@zeniuseducation gw aja yang nilai rapornya naik terus gak lolos tuh ikut snmptn. Intinya nasib aja
— Rozi Alamshah (@legendngernnnn) January 6, 2016
Pertama.......harap diingat kalo SNMPTN itu adalah tukang PHP terberat kelas badak/?/ diantar semua tukang PHP bro~ pic.twitter.com/Q88ns0xm45 — #EXOSAGA (@EXOSalahGahoel) April 3, 2015
Gue ga ngerti kenapa fanbase EXO ikutan ngetweet tentang SNMPTN, tapi
kalo dilihat dari username akunnya, sepertinya itu udah cukup menjawab.Nah, di antara berbagai tweet tentang PHP SNMPTN, ada satu tweet bijak, dari seseorang yang mungkin udah terlalu sering di PHP-in
Sebenernya SNMPTN itu gak PHP,cuman kitanya aja yg terlalu berharap,makanya nyesek ujungnya~
— Sebut saja Raje (@ratna_ganesha) May 10, 2015
Yep! Terlalu berharap. Tiap tahun selalu banyak banget anak yang
terlalu berharap diterima di SNMPTN. Berharap sih boleh aja, tapi
seharusnya lo juga perlu untuk mempersiapkan kemungkinan terburuknya.
Dengan perbandingan persentase diterima dan tidak diterima 18% : 82%,
tentunya bergantung di angka yang jauh lebih kecil tersebut merupakan
sesuatu yang nekat. Seperti yang mungkin sebagian besar kita ketahui
bersama, seleksi SNMPTN hanya akan melihat nilai raport lo sampe
semester 5 kemarin aja. Jadi buat lo siswa kelas 12 yang udah masuk
semester 6, sebetulnya udah ga ada hal yang bisa dilakukan lagi untuk
memperbaiki nilai atau prestasi. BEDANYA dengan SBMPTN... di SBMPTN lo masih bisa memperjuangkan persiapannya. Masih ada waktu belajar sekitar 5 bulan lagi yang bisa lo pergunakan sebaik-baiknya agar peluang lo diterima di jurusan impian lo makin gede. Masih ada waktu buat lo buat belajar SBMPTN mati-matian, masih ada waktu buat ngulang materi kelas X sampai dengan XII. Dengan syarat: dibarengi dengan komitmen.
Jadi gue sih selalu ngasih arahan:
Dengan sudah terlihatnya "hilal" SBMPTN, udah saatnya lo move on dari masa lalu. Yang biasa males belajar, yang tiap malem kerjaannya galau stalking TL mantan, yang biasanya rajin ke “kuil suci FX Sudirman”, yang biasanya tiap sore nonton sinetron Anak Jalanan meskipun Boy udah mati, dan berbagai hal yang ga berhubungan dengan persiapan SBMPTN sebisa mungkin lo kurangi demi masa depan lo sendiri.Belajarlah SBMPTN segiat-giatnya, seolah olah kamu udah pasti ga diterima SNMPTN
Nah dalam rangka menyambut SBMPTN 2017, gue akan mencoba ngasih lo gambaran, mengajak lo yang mungkin masih kurang familiar memahami proses SBMPTN secara umum, agar lo punya bayangan terhadap sistem seleksi ini.
-------------------------------------------------------------------------------
No comments:
Post a Comment