KIINAN PUTRI
Berbagi cerita lewat karya, menembus jutaan kepala tanpa perlu bersua.
Home
Wednesday, September 11, 2019
HEHE
Kami berhadapan, tiga detik setelah ia melirik cermin di balik punggungku ia berkata, "Jatuh hati itu tandanya kita masih manusia kan?"
Wajahku memerah. Lebih merah dari kaos beasiswa Mbak Wulan yang aku pakai.
Aku memalingkan ke arah life plan di pojok kamarku, dia menyusul. Kami tertawa (dan aku menertawakanku sendiri).
"Asal caranya bener.. Ga ngelanggar aturan Allah."
No comments:
Post a Comment
Newer Post
Older Post
Home
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment