Saturday, December 13, 2025

Bulan ke-6 jadi dokter RS, beberapa pekan ini sering overthinking : 'Keseruan' jadi dokter jaga ini harus dijalani sampe kapan ya?


Hari yg wajib diinget selama perjalanan jadi dokter umum :
02/12/2025
Intubasi di ((ambulance berjalan)) dengan segala halang rintang dan getarannya. Yang dirasain selama dan setelah kejadian? Jujur rasa drakor, tp SUMPAH HAL INI GA BOLEH DIULANGI SIAPAPUN DI DUNIA INI. Apalagi yg diintubasi adalah ortu kandung konsulen sendiri.🥹🥲🫱🏻‍🫲🏼

Pastikan berkali-kali kondisi stabil sebelum rujuk. Kalau memang kondisi ga transportable, opsi terbaik memang kita tunda saja. Titik.

Btw, trims kepada kak Ica dan Bunda Anita; transport team yg bikin aku lebih siap ngadepin semua huru-hara di hari itu🥲🥹🫶🏻 it's mean a lot for meeeh.

Wednesday, November 5, 2025

Bulan ini akan jadi salah satu bulan favoritku di H30 karnaaaa almost 60% jaga bangsal anak🫶🏻✨️
Hari-hari isinya bangun dengan semangat (kecuali tiap inget riweuhnya Afyabetter🏳)

Monday, August 11, 2025


Beberapa hari ini instagram punya fitur baru : repost (?) Apa ya namanya pokoknya yg share2 trus apa yg kita share visa dilihat di profile kita.

Dan.. inilah saatnya aku repost postingan2 yg bertahun2 mengendap di fitur save. Beberapa ada yg rutin aku baca ulang dalam beberapa bulan, tapi sisanya tenggelam dalam kenangan.

Sampai aku kembali menemukan satu tulisan dari Teh Qoon yg jujur relate banget sama kesibukan beberapa pekan terakhir.

Baru beberapa hari lalu aku 'mengeluh' kelelahan menghadapi rentetan agenda yg 'merenggut' sisa waktu liburku. Sabtu sore - Ahad malam tak lagi jadi waktu leha-leha, setiap pekan rentetan agenda menyesaki kalenderku. Lelahh, apalagi isi diskusinya 'ada-ada aja', mengingatkan target-target yg mulai kendor. 

Si anak kecil ini beberapa kali membaca rentetan jadwal sepekan cukup lama. Sempat berfikir, "Ini beneran setelah hampir sepekan dikejar-kejar target kerjaan, amalan yaumi, dan tetek bengek basic life support(?), aku tetep harus merelakan akhir pekanku? Boleh ga ya nanti ketemunya ngobrol yg santai2 aja sambil ngemil? Kok rasanya berat banget ya membersamai orang-orang shalih/ah ini. Banyak betul target dan ketertinggalan yang harus aku kejar."

Sampai akhirnya dalam kelelahan yang bertumpuk-tumpuk, tak sengaja dapat nasehat, "Kalau amanahnya di dunia bikin lelah, harusnya ikhtiar lari menuju Allahnya juga harus lebih kenceng lagi."

Ah, iya juga ya...
Kan kita di dunia ini cuma mau numpang berjuang biar bisa meninggal ketika sedang berjuang dan berjalan menuju Allah, ya? Kalo membersamai manusia shalih/ah akhir zaman saja aku kelelahan, gimana bisa nanti pengennya bertetangga dengan Rasulullah? Malu gaksih?

Kalo membersamai manusia shalih/ah akhir zaman saja aku sudah mengeluh, lalu aku pengennya dibersamai siapa dalam perjalanan ini? Yakin mau dibersamai orang yg boro-boro mikirin ummat, urusan hidup sendiri saja ga tamat-tamat?

'Jika bersama dakwah saja engkau serapuh ini, sekuat apa engkau saat seorang diri?' -Ust. KH. Rahmat Abdullah.
Kalo visinya besar, tawakkalnya harus jauh lebih besar.

Monday, July 28, 2025

Hari ini, banyak sekali kabar duka berseliweran.
4 diantaranya adalah pemuda; dekat dengan masjid, Al-Qur'an, dan dakwah.
Mereka berpulang ketika sedang berjuang 'menguatkan' hubungan dengan Allah, keluarga, dan saudara.

Dan.... 3 dari empat pemuda itu akan menikah dalam beberapa pekan-bulan kedepan, tapi ternyata kematian lebih dahulu berjodoh dengan mereka.

Jujur, sedih sekali mendengar kabar-kabar itu. Tapi ternyata, diri sendiri jauh lebih menyedihkan. Kalau nanti Allah panggil sewaktu-waktu, bagaimana ya cara mempertanggung-jawabkan semuanya?🤧
Hari ini, satu kabar duka datang lagi.
Salah satu kenalan yng usianya 3 tahun dibawahku telah berpulang. Dalam kondisi beberapa bulan terakhir sedang ikhtiar memperbaiki hubungan ke Allah dan keluarganya.

Sedih ya kehilangan teman yang kita tau bagaimana ikhtiarnya? Tapi ternyata jauh lebih sedih melihat diri sendiri yang masih gini-gini aja, padahal pengingat terbaij berupa kematian sudah begitu nyata. :')

Sunday, July 27, 2025

Hari ini, lagi-lagi mutasi kelompok lagi. 
Gak kerasa udah masuk ke kelompok halaqah ke-8. Padahal baru kemarin disambut hangat oleh kelompok yang rasanya seperti pulang ke rumah bulek. Ternyata hari ini harus meninggalkan kelompok yang belum 4 bulan membersamai ke kelompok baru yang ternyata masya Allah tabarakallah banget :")

Pernah gak ngerasa Allah tu sayang banget sama kita dan gak pengen hambaNya jauh? :")
Pernah gak ngerasa kalo Allah tu pengen jelasin, "Semakin berat beban amanah di dunia, ilmunya juga harus semakin ditambah. Gaboleh gini-gini aja. Mau cari alesan apalagi sih buat terus males-malesan?"
Pernah gak ngerasa kalo hidup kita memang sudah di setting semanis itu sama Allah?

Jangan lupa terus lari ke Allah ya? Gakpapa kalo jalannya bikin ngos-ngosan dan bikin kaki kapalan. Pasti capek, tapi Allah gak pernah nuntut kita sampe garis finish kok, meninggal di jalur perjalanan kita menuju Allah pun sudah harus sangat kita syukuri. :")
Pernah gaksi ngerasa lagi capek banget sama urusan dunia yg gak ada habisnya, tapi Allah malah titipkan amanah-amanah baru yang masya Allah tabarakallah challenging bangetttt?

Jujur di awal ngebayanginnya aja udah capek banget. Tapi ternyata, pas dihadapi malah amanah itu yang bikin capek ngejer dunianya hilang. :")

Thursday, July 24, 2025

Awalnya, hal yg paling aku cemaskan ketika memilih lingkungan yg secara ideologis tidak homogen adalah perkara ibadah, hijab, dan yg paling penting; tabrakan value yg diyakini. Sampai akhirnya Allah pertemukan dengan kakak-kakak yang :
"Nan, ayok sholat dulu aja. Gapapa, disini ga cito-cito kali."
"Nan, nanti pas di OK bawa manset atau baju sendiri aja ya, soalnya bajunya lengan pendek."
"Nan, kalo emang seragam pake celana, kinan gausah pake seragam dulu aja."
"4 poin penting yg perlu kita jadikan modal bekerja : lillah, kosongkan gelas, tau kapan perlu call for help, jangan mudah baper."
"Kinan khawatir kehalalan gajinya ya? Jadi gini nan, gaji kita itu berasal dari ...............aabbccdd.."
"Kalo kami sih biasanya milih nabung emas yg dah jelas hukumnya."
"Yak, kita tutup materi dari saya dengan, subhānakallahumma wabihamdika............"
"Kalau dari kami, pendidikan dan rasa ingin terus belajar itu yang utama."
"Loh, kita datang dan visite pasien aja kan udah didoakan banyak malaikat."
"Kalian itu mau intubasi manusia kan, bukan kambing? Perlakukan pasien sebagaimana kalian (dan keluarga) ingin diperlakukan lah."
"Sebenernya disini emang support bgt utk kepemilikan rumah. Kita kerjasama sama bank ........, tapi ya itu sistemnya masih riba. Saran kakak sih, kalo emang mau sekolah lagi, fokus nabung buat sekolah dulu. Kecuali uang kita udah unlimited wkwkwkwk."
"Kalo gabisa ditangani sendiri, call for help atau rujuk aja masalahnya. Kita gak (pernah) kerja sendiri kok. Asal kitanya ringan tangan pas sejawat lain butuh bantuan mah, insya Allah orang ringan tangan juga bantu kita."

Thursday, July 3, 2025

Moodbooster anak kicik tiap visite : ketika pasien atau keluarga bilang, "loh masih dokter umum? Kami kira dokter spesialis. Semoga bisa jadi spesialis juga ya dokter."

Wednesday, July 2, 2025

"Semua yang dikerjakan akan dimintai pertanggungjawaban."

Wednesday, June 11, 2025

Ternyata bergantung dan berbagi peran itu gapapa.
Ternyata gak semua beban harus dipikul sendirian.
Ternyata berisik di kepala boleh direalisasikan dalam bentuk suara.

Tuesday, June 10, 2025

Kadang mending milih nyerah dulu, biar nanti Allah yang menangin.

Monday, June 9, 2025


Karna kadang, emang ada fase dalam hidup yg cuma perlu dihadapi pake : Jadi yaudah wkwk.

TIPS BERSAING DI DUNIA KERJA

YT : The Sungkars + Syauqi Robbani

PISA Score --> Programme for International Student Assessement (menilai kemampuan STEM pada siswa berusia 15th. Saat ini Indo di posisi ke 6 di Asia Tenggara)
-> akan berhubungan dengan pola investasi dari eksternal ke Indonesia karena berhubungan dengan profil employee di negara tsb.

Bonus demografi Indonesia : usia terbanyak adalah usia produktif (tetapi hanya dari sisi usia, bukan produktif secara kinerja)

3 Hal penting yg wajib dimiliki pemuda ketika masuk dunia kerja :

  • Functional Competency (kemampuan basic utk bekerja --> selalu ingin belajar dan upgrade diri)
    Ayat pertama --> Iqra'/Membaca --> membaca situasi, peluang, dll
    Satu2nya alasan paling mungkin utk ga mau baca versi Rasulullah : ga bisa baca. Itupun Malaikat Jibril tetap memerintahkan Rasulullah utk membaca (dengan menyebut nama Tuhanmu yg menciptakan) --> artinya kita tidak memiliki alasan untuk tidak mau belajar.
    Output : Critical thinking, problem solver
  • Resilience
    Harus dipelajari/dilatih oleh kepahitan/ketidaknyamanan.
    Ibnu Khaldun dalam buku Muqadimah --> Situasi yg sulit akan membangun manusia yg kuat. Manusia yg kuat akan membangun situasi yg baik. Situasi yg baik akan menciptakan manusia yg lemah. Manusia yg lemah akan menciptakan situasi yg sulit. (Ex : siklus peradaban Islam)
  • Communication Skill/Interpersonal Skill
    --> pola sosial yg akan 'menyampaikan' kecerdasan kita. Karena sayang sekali jika pintar tetapi tidak bisa menyampaikan gagasannya.

Cara Menanamkan Resilince dan nilai2 lain kepada anak yg sudah dalam kondisi nyaman (Mendidik Pewaris) :
Baru bisa dimaksimalkan ketika orangtua sudah selesai dengan isu finansial (ortu bisa hadir).
  • Resilience come from Mission
    Sirah : Umar bin Abdul Aziz yg dititipkan misi kuat. Sehingga meskipun beliau seorang pewaris, beliau bisa menjadi khalifah dengan kepemimpinan yg luar biasa
    Pak Yahya Surya Atmaja (CEO BCA) dalam menanggapi FIRE (Financial Independence Retaire Early --> pensiun muda kaya raya) : prinsip ini kurang tepat karena jika misi hidup hanyalah memperkaya/mempernyaman diri senidiri : egois. Sedangkan harusnya hidup harus memiliki misi utk yg lebih jauh daripada itu. 
    "Kalau niat kita untuk menolong orang lain, masa sih diri kita senidiri ga ketolong? Kalau misinya hanya menolong diri sendiri, pasti keteteran."
    Kita tidak mewariskan perusahaan/kekayaan dll, tp kita mewarisi misi.
  • Memberi fasilitas hidup yang berfokus pada fungsi, bukan gengsi. Nb : tetap sesuaikan dengan kondisi lingkungan dan masa anak.
  • Tanamkan skill untuk mengelola uang.
  • Perlihatkan bahwa kita bekerja dg sungguh2, disiplin, teratur.
  • Melibatkan anak dalam proses bekerja (terutama laki-laki, jika sudah baligh, arahkan utk bekerja dan beri peluang)

Tingkat Kebutuhan berdasarkan Teori Maslow :

  1. Physiological Needs (makan, minum, tidur, dll)
  2. Safety Needs (lingkungan, pekerjaan)
  3. Social needs (rasa memiliki, keakraban, dll)
  4. Esteem needs (pengakuan, penghargaan)
  5. Self-Actualization Needs (kebutuhan utk mencapai potensi, tujuan hidup)
--> seseorang akan berusaha utk memenuhi kebutuhan hidup dari tingkat terbawah. Maka wajar kalau di awal karir, biasanya org akan punya kecenderungan untuk lebih fokus pada finansial utk memenuhi physiological needs-nya, tapi secara fitrah, manusia pasti punya keinginan utk aktualisasi diri. Aktualisasi diri bisa tidak maksimal jika dari kecil tidak biasa ditanamkan tentang mindset utk mencapai visi-misi hidup yg bermanfaat.
--> mindset tidak akan bisa ditanamkan jika orangtua tidak mencontohkan dan mengondisikan anak-anak dalam kondisi tsb. Keteladanan no.1.

Golden Circle - Simon Sinek

  • Why --> paling penting, menjelaskan tujuan/alasan/keyakinan yg mendasari tindakan seseorang/organisasi. Harus dikomunikasikan karena tidak selalu terlihat dari luar.
  • How --> menjalankan cara/metode yg digunakan utk mencapai tujuan. Harus spesifik dan terukur.
  • What --> hal yg paling terlihat dan dapat diukur. Merupakan produk/layanan/hasil dari proses.

Untuk memastikan bisinis/organisasi/parenting sukses --> memastikan setiap individu yg terlibat memahami seluruh proses, terutama di bagian Why yg tidak bisa dipahami kecuali kita mengomunikasikan dengan baik.

Beberapa prinsip di Edelweiss Hospital yg bisa menjadi investasi jangka panjang :
  • memberikan beasiswa tanpa ikatan : memastikan setiap employee tidak merasa bahwa proses yg ada di edelweis hanya hubungan untung-rugi saja. Akhirnya lebuh banyak employee yg bekerja dengan loyalitas yg didasari karena kesadaran pribadi.
  • memberikan cuti melahirkan 6 bulan : memberi hak dan memuliakan perempuan --> output : kinerja lebih baik, lebih ramah, dll. 

Pelajaran terpenting selama kuliah di Harvard

Hal yg paling penting bukan tentang ilmu akademik yg tertulis, tetapi tentang bagaimana lingkungan membangun karakter, pola pikir, dan confidence. Maka, penting utk mengusahakan lingkungan pendidikan yg baik.
Bahkan di Harvard tidak ada GPA --> karena yg dilihat oleh Harvard bukan GPA, tp tentang journey dan experience ketika berada di Harvard.

Cara untuk mengetahui seseorang baik dalam Getting Things Done (GTD)

  • Tanya pengalamannya dalam menyelesaikan permasalahan terberat dalam hidupnya.
    Cara melihat : kedalaman dan kekonsistenan dia dalam menjawab. (Semakin sering kita menginterview, kita akan lebih peka untuk mengenalinya).
  • Nilai pada probation/masa percobaan.

Cara manajemen waktu :

  • Bekerjalah dalam tim. Bagi porsi pekerjaan.
  • Batasi waktu setiap diskusi (pakai jam pasir) --> sehingga bisa maksimal dan berisi dalam diskusi. Tp jangan terlalu saklek, karena setiap pekerjaan ada seninya.

Kenapa tiba-tiba mendirikan Kreativa Global School?

  • Islamic international school 
  • Confidence level dari orang kota-desa : berbeda. Ternyata anak yg biasanya sekolah di Harvard/Cambridge dkk sudah dididik dan disiapkan dari kecil, bukan hanya dari SMA/kuliah.
  • misi : affordable education --> supaya semakin banyak org bisa mengakses pendidikan yg baik sehingga punya kepercayaan diri yg tinggi untuk mencapai tingkat pendidikan yg lebih baik. Preparing children to be a global citizen.

Cara melatih confidence di Kreativa Global School
  • menguatkan karakter : komunikatif dan percaya diri sesuai dengan karakter global citizen.
  • membangun mindset : kita mampu utk mendesain hidup utk pantas sekolah dan bekerja di tempat terbaik. Ex : mempertemukan dengan orang2 yg pernah sekolah/kerja di tempat terbaik sehingga hal2 tsb menjadi touchable.
  • memstikan orangtua belajar parenting juga --> karena sekolah adalah partner untuk mendidik anak, bukan tempat menitipkan anak.

Allah Maha Adil --> bukan dengan memberi harta yg sama, tp memberikan sesuai kebutuhan dan kebahagiaan.

2 Bidang yg penting untung dikembangkan utk meningkatkan kwalitas suatu negara : Pendidikan dan Kesehatan.

3 'bekal' terpenting dalam proses parenting (yg insya Allah, meskipun dalam perjalanan orangtua harus wafat, anak akan tetap bisa survive dalam penjagaan Allah :")
  • Allah Maha Kaya dan doa orangtua adalah kunci
  • Character building (Communication skill, confidence) --> hanya akan terbangun dengan baik ketika hubungan ortu-anak baik
  • Networking --> maksimalkan silaturami, kondisikan anak berada dalam lingkungan yg supportif sesuai nilai yg ingin ditanamkan ortu.
    Syariat : berkumpullah dengan orang shaleh.
    Bisnis : berkumpullah dengan orang sukses.

Friday, June 6, 2025

Kalau endingnya ga sesuai sama yang kita rencanain gimana?

Loh bukannya bagus? Bwrarti kita hidup sesuai rencana Allah yg sudah pasti terbaik untuk kita, kan?
A : Kalo kita bisa kerja minimal 8 jam sehari, berarti untuk dakwah 1-2 hari tiap pekan harusnya ga berat sih.
B : Loh, bukannya kerja bisa diniatkan dan dijadikan ladang dakwah juga? 

#KesenjanganPrinsip

------------------------------------------------

Kenapa sih kita masih mengotak-kotakkan peluang pembuktian cinta kita ke Allah? Padahal sudah jelas : 
Katakan (Muhammad), "Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan semesta alam." (Q.S Al-An'am : 162)

Sunday, June 1, 2025

"Kalau kamu bisa males-malesan karena ngerasa sudah cukup, sedang di sekelilingmu masih ada orang yang kelaperan, kataku kamu keterlaluan..."

Qodarullah


Pagi ini aku kecewa dikit karena gajadi bekam. Padahal udah janjian jauh-jauh hari karena jadwal kami bentrok terus. Apalagi beberapa pekan terakhir imunitas lagi gak oke banget, jadi mudah ketularan penyakit nasokomial selama pelayanan. 

Pagi ini aku bangun dengan bersemangat, abis subuh buru-buru beresin kamar, nyiapin makanan dan segala tetek-bengek yg mbaknya butuhin. Abis beres cuci baju dll tiba-tiba baca chat ini dari mbaknya. Agak sedih, tp emang takdirnya gabisa dipaksain. Akhirnya milih jogging aja ke taman deket kos biar moodnya balik lagi.

Hal-hal kecil kayak gini bikin aku merefleksikan beberapa hal. Di umur segini, pasti kita udah sering banget ya ketemua di kondisi lagi pengeeeen banget sesuatu, udah diusahain dan hampir tercapai, tapi qodarullah gak Allah izinkan realita berjalan sesuai rencana kita?

Sedih ya? Normal, kok. Kadang emang gitu cara Allah buat nunjukin kebesaranNya, gaksi? Kita diizinkan untuk patah hati buat nunjukin kalau : Ini loh yg terbaik untukmu, hambaku. Sabar ya..

Mengimani takdir yang sesuai dengan keinginan kita mah gampang, tapi mengimani takdir yang membuat kita berair mata? Ternyata ngga sesederhana itu. Semoga, semoga Allah bantu lapangkan hati kita, tinggikan ilmu kita, luaskan pemahaman kita. Hingga Allah mampukan kita menghadapi skenario terbaik-Nya dengan gagah, meski sesekali penuh air mata.

Kalau kata Ust. Hanan Attaki, ada 3 cara agar kita senantiasa ridho dengan takdir-takdir yang rasanya kurang menyenangkan bagi kita :
- Allah mengetahui, sedang kami tidak mengetahui (Q.S Al-Baqarah : 216)
- Meyakini bahwa bersamaan dengan sedikit kesulitan ada banyak kemudahan (Q.S Al-Insyirah : 5-6)
- Ketika ditimpa suatu musibah, jangan mengatakan seandainya demikian dan demikian. Tapi katakan qadarullah wa maa sya'a fa'ala (Ini adalah takdir Allah dan apa yang Dia kehendaki Dia perbuat) (HR. Muslim)


Bismillah...

Friday, May 30, 2025

Jalan menuju Allah itu sangat panjang dan kita sekarang berjalan diatasnya bagaikan kura-kura. Tujuan kita bukan untuk sampai pada akhirnya, akan tetapi meninggal dalam keadaan berada diatasnya. - Syeikh Nashiruddin Al-Albany Rahimahullah.

Sunday, May 25, 2025

Aku ketika jagain 2 krucil berenang, "Jangan panik, tenangg.. tenang... airnya aman asal kita tenang... Bismillaah.. nah.. bisa kan?"

Padahal ini ga cuma tentang air kan?

Tuesday, May 20, 2025

Repot-repot belajar teori networking darimana-mana. Ternyata di Islam udah Allah jelasin di banyak kesempatan.

"Barang siapa yang ingin diluaskan rezekinya atau dikenang bekasnya (perjuangan atau jasanya), maka hendaklah ia menghubungkan silaturahmi." (HR. Muslim).

"Barang siapa yang senang dipanjangkan umurnya, diluaskan rezekinya, dan dijauhkan dari kematian yang buruk, maka hendaklah bertakwa kepada Allah dan menyambung silaturahmi." (HR. Al-Bazzar, Hakim).

"Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan hubungan silaturahmi." (HR. Muslim).

"Tahukah kalian tentang sesuatu yang paling cepat mendatangkan kebaikan ataupun keburukan? Sesuatu yang paling cepat mendatangkan kebaikan adalah
balasan (pahala) orang yang berbuat kebaikan dan menghubungkan silaturahmi. Sedangkan yang paling cepat mendatangkan keburukan ialah balasan (siksaan) bagi orang yang berbuat jahat dan yang memutuskan tali persaudaraan." (HR. Ibnu Majah)

Rasulullah SAW bertanya pada para sahabat, "Maukah kalian aku tunjukkan amal yang lebih besar pahalanya daripada shalat dan puasa?" "Tentu saja," jawab mereka.
Beliau kemudian menjelaskan, "Engkau damaikan yang bertengkar, menyambungkan persaudaraan yang terputus, mempertemukan kembali saudara-saudara yang terpisah, menjembatani berbagai kelompok dalam Islam, dan mengukuhkan tali persaudaraan di antara mereka adalah amal shalih yang besar pahalanya. Barang siapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan diluaskan rezekinya, hendaklah ia menyambungkan silaturahmi."
(HR. Bukhari dan Muslim).

"Berjalanlah. Sebab berjalan memiliki lima manfaat menghilangkan stres dan kesedihan, menambah rezeki, bertambahnya ilmu pengetahuan dan pengalaman, mengenal etika dan norma, sehingga akan semakin santun serta akan memperbanyak teman dan relasi."-Imam Syafii
Nahnu du’at qobla kulli sya’in.

Monday, May 19, 2025

"Kamu pengen meninggal dalam kondisi seperti apa sih, Nan?"

Sunday, May 18, 2025

Kalo kata Teh Karin, "Kita berubah karena aqidah, bukan hamasah."

Untuk menjadi pribadi yang kokoh, yang penting bukan hanya semangat membara, tapi tentang memahami setiap langkah hingga terbentuk pemahaman yang tak mudah terpatahkan.

Al-fahmu, wal ikhlas, wal amal..
Sebuah siklus kehidupan yg berulang sejak belia :
Insecure --> tiba-tiba dapet booster --> kerjain --> oke! --> Allah kasih ladang kebaikan lagi --> tapi kayaknya aku ga sanggup deh --> curhat ke orang yang supportive --> hah, ternyata bisa ya?! --> eh Allah kasih kesempatan yg lebih bikin insekyur --> cari booster lagi sambil tetep kerjain --> Surprisingly, Allah mampukan!

Ternyata kita ga butuh banyak orang, kita cuma butuh orang-orang yang kepercayaannya terhadap potensi kita, melebihi keyakinan kita terhadap diri kita sendiri. 🥲🫱🏻‍🫲🏼🫶🏻 

Bæck-bayk orānk sehaadd. Wkwk🫶🏻

Wednesday, May 14, 2025

Kinan and her burnout mode : Kayaknya umroh asik, nih? 😵‍💫

Monday, May 12, 2025

Sebenernya normal banget. Tapi, jangan buru-buru boleh ga?🥲

Sunday, May 11, 2025

"Iman tanpa ilmu bagai lentera di tangan bayi, sedang ilmu tanpa iman bagai lentera di tangan pencuri." - Buya Hamka

Monday, May 5, 2025

Tiga tahun lalu, ditengah menyengaja curhat ke rumah murobbi, aku datang dengan rentetan alasan untuk memperkuat betapa keberatannya aku karena merasa tidak capable ketika harus membina teman angkatanku. Sebenarnya beberapa hari sebelumnya, beliau sudah menasehati panjang lewat pesan whatsapp, tapi tetap saja rasanya diri ini tidak mampu. Akhirnya beliau cuma bisa tertawa sambil memastikan, "Yaaa.. pertahankan dulu saja sementara sambil ibu bantu carikan kelompok baru untuk beliau."

Eehhhh... tiga tahun berlalu sejak kejadian itu, sekarang ternyata aku harus menghadapi kelompok binaan yang 80% usianya diatasku. Bahkan ada yang punya rumah tahfidz dan rasanya jauh lebih 'keren' dibanding aku. :") Ya sebenernya emang gapapa sih, tapi ternyata berat sekali menghadapi keinsecure-an ini, ya?

Setelah beberapa hari overthinking dan menduga-duga maksud Allah, aku baru teringat bahwa sejak awal memutuskan hijrah ke kota ini, aku memang lebih sering berdoa supaya Allah pertemukan dengan orang, kesempatan, dan amanah yang membuat diri ini ridho untuk terus upgrade diri secara iman, ghirah, fikrah, karir, dan aspek kehidupan lainnya. Dan.. sepertinya kesempatan membersamai kelompok ini jadi salah satu media Allah untuk mengabulkan doa fakir ilmu ini. Ditengah segala kei-insecure-an ini, Semoga Allah mampukan setiap ikhtiar dan tawakkal kita dalam memantaskan diri yaaa. :") Bismillaah~

Saturday, May 3, 2025

Merekap Nasehat #2

"Salah satu hikmah Allah takdirkan Rasulullah menikahi beberapa wanita setelah Khadijah wafat : agar setiap kita punya contoh terbaik untuk menjadi istri sesuai 'warna' yang kita punya. Maka penting sekali untuk membaca sirah ummahatul mukminin jauhh sebelum menikah, agar kita tak lagi sibuk dan bingung mengikuti standar sosmed yang begitu berisik. Kita cukup mencari satu atau beberapa istri Rasulullah yang karakter dan potensinya paling mirip dengan kita, sisanya kita bisa ikhtiar menjadi versi terbaik dari diri kita."

Tentang Khadijah dan alasan beliau dicintai seugal-ugalan itu oleh Rasulullah :") (link postingan)

Friday, May 2, 2025

Merekap Nasehat #1

Sejak whatsapp gak sengaja ter-reset beberapa pekan lalu, aku jadi kehilangan banyakkk sekali nasehat (yg biasanya ku baca ulang ketika menghadapi masalah serupa). Maka, demi menghindari kehilangan pesan-pesan cinta itu, mari kita tulis apapun yg teringat disini.. Bismillah..

------------------------------------------------------------
"Memperbanyak membaca dan mengamalkan Al-Qur'an itu seperti memperbanyak simpanan arang. Bagaimana bisa kita terus 'berkobar' mengabdikan diri untuk ummat, jika simpanan arang kita hanya cukup untuk menghidupi diri kita sendiri?" -MR terakhir di Padang, 2023

"Dek, ulama dan ilmuwan hebat itu (hampir) tidak mungkin terlahir dari ibu yang malas." -Mbak S, 2022

"Innallaha ma'ana.."

"Obat capek itu istirahat, bukan nyerah."

"Loh, kami aja yakin Kiinan bisa. Masa Kinannya ragu?"

"Ammah Kiinan, insya Allah perjalanan ammah masih panjang. Semoga bisa tetap istiqomah dimanapun ammah berada." -MR Sekayu, 2025

"Mau nangis dulu? Gapapa, take your time."

"Hatiku tenang karena mengetahui apa yang melewatkanku tidak akan pernah menjadi takdirku dan apa yang ditakdirkan padaku tidak akan melewatkanku." -Umar bin Khattab (yg diresend terus sampe hapal)

"Ustadzah mbak di pesantren dulu pernah ngajarin tentang berkemas. Berkemas itu gak cuma soal menyusun barang. Tapi lebih luas : kita merencanakan akan pergi kemana, menghitung apa saja yang kita butuhkan, memastikan barang-barang prioritas kita tak tertinggal, hingga pulang. Dan ternyata, kita butuh ilmu berkemas itu untuk mempersiapkan perjalanan apapun di dunia." -Mbak Wulan, 2025

"Kita gak bisa memaksakan dunia 100% berjalan sesuai idealisme kita, kan? Makanya penting untuk menuliskan apa-apa yang wajib ada dan apa-apa yang bisa jadi toleransi kita." -Mbak Wulan, 2025

"Loh, ini tu mau cari ridho Allah atau cuma mau nyenengin diri sendiri aja?"

"Gapapa ammah, satu-satu aja."

"Tau gak, kita ada disini tu bukan karena kehebatan kita. Kalo dibandingin sama akhwat yang lain mah, banyak yang lebih hebat dan pantas dibanding kita. Pun bukan murni kesalahan ummahat yang menilai kita. Tapi kita disini, murni karena Allah yang pilih, murni karena kasih sayang Allah. Makanya, rugi banget kalo kita udah Allah kasih kesempatan seluas ini tapi kita sia-siain gitu aja, kan?"

"Bukan dakwah yang butuh kita, tapi kita yang butuh dakwah."

"Teteh dulu, waktu masih single, boro-boro mau ikutin trend. Karena teteh baru hijrah ketika kuliah, untuk mengejar ketertinggalan itu, teteh sengaja tidur segera setelah Isya biar bisa bangun jam 02.00-03.00 buat shalat malam, lanjut tahfidz dan disetor ba'da subuh. Siangnya sudah sibuk dengan akademik dan amanah-amanah lain." -Teh Karina Hakman, 2025

"Banyak yang menanyakan, 'akademik atau dakwah dulu teh?'. Teteh cuma mau sampaikan, ketika ada dua hal yang sama-sama baik, kenapa sih kita memilih opsi untuk membenturkan? Padahal kita punya opsi untuk mengambil keduanya." -Teh Karina Hakman, 2019

"Berjuang sendirian itu mungkin emang cepet, tapi cenderung mudah lelah karena semua beban kita tanggung sendiri. Berjuang sama-sama itu kadang emang lebih lambat dan banyak konflik, tapi yakinlah, ketika bersama, kita bisa berjalan lebih jauh, nafas kita jadi jauh lebih panjang, beban kita juga bisa kita bagikan."

“Ketika engkau sudah berada dijalan yang benar menuju Allah, maka berlarilah Jika sulit bagimu, maka berlari kecillah. Jika kamu lelah, berjalanlah. Jika itupun tidak mampu, merangkaklah. Namun, jangan pernah berbalik arah atau berhenti.” -Imam Syafi'i

"Loh.. punya 'haters' itu normal kok. Malah aneh kalo semua orang suka gaksi? Kalo kondisinya gitu, berarti opsinya dua : kita ga punya pendirian dan nilai-nilai yang bener-bener kita pegang atau kita punya terlalu banyak topeng (demi diterima semua orang)."

"Tau prioritas dan kaku itu dua hal yang berbeda."

"Jadi PPDS itu capek, jadi PPDS yang perintis dan berdiri di kaki sendiri itu jauh lebih capek. Persiapan hingga menjalaninya itu butuh pengorbanan akademik, waktu, finansial, emosional, dan sosial. Jangan dihadapi sendiri ya.. Dari sekarang kuatkan dulu support systemnya, biar kalo capek, tau kemana harus pulang."

"Belum ada sejarahnya PPDS di-drop out karena ga bisa bayar SPP. Saya dulu sempet ambil cuti 1 tahun pas tabungan PPDS habis biar bisa nabung lagi buat lanjutin PPDS. Pokoknya jangan terlalu pikirkan uangnya, pikirkan saja gimana cara masuknya." -dr.Hendra Cipta, Sp.B, 2024

"Nanti sambil berjalannya waktu, Kinan pasti akan metemu fakta kalo di dunia kedokteran itu yang penting bukan seberapa pinter kita, tapi gimana 'pinter-pinternya' kita buat bertahan dan terus berjalan." -dr.Ida, 2023




Thursday, May 1, 2025

"Loh, kan gak harus jadi (seperti) orang lain buat diterima? Tiap kita punya sayap yang punya corak dan warna khasnya sendiri. Just keep flying.. Pasti ada waktunya orang-orang sadar (akan) keindahan kita."

Monday, April 28, 2025

Memulai pekan ini dengan ngerasa baik-baik aja tapi tiba-tiba beli eskrim dan kamar penuh rambut rontok.🌚

Yo.. ayoo.. besok kita pergi makan...
Mari beli makan yang enaaakk-enaaakk dan jalan keliling kota wkwk🌚
Lucu banget perjalanan hidup, kemarin-kemarin semangat banget, pas udah di depan mata malah ngerasa ga sanggup dan pengen nyerah aja.

Ya Allah, aku ga ngerti apa-apa. Aku manut aja. :")

Friday, April 18, 2025

Jujur agak ga siap menghadapi 15 jaga malam perbulan di IGD RS itu. Tapi, tiap ragu, adaaa aja yang nguatin. Tiap ngerasa salah jalan, Allah yakinkan dari berbagai arah. Fyuhhh..

Bismillah.. mari kita lanjutkan perjalanannya, mari kita nikmati setiap jatuh-bangun-tangis-tawanya. Yakin aja, Allah tau yang terbaik, Allah ga akan membebani diluar kemampuan hambaNya.

Mari kita hadapi takdir-takdir dengan lebih tenang, sebab kita paham, ada Allah yang jadi sutradaranya. :') yaaa meskipun sambil nangis dan ngeluh dikit🤏🏻 boleh kan, Ya Allah?

------------------------------

Btwww. Ngomongin tentang 'lebih kuat' menghadapi masa depan, aku jadi mau ulas sedikit... Per-5 April ini, lagu favorite aku nambah satu, tentu saja soundtrack pilem Jumbo yang sedang sangat-sangat viral ituuu; Selalu Ada di Nadimu🫵🏻🫶🏻

Lagunya simple, ga ada lirik yang diulang sama sekali. Bener-bener ngerasa lagi 'dinyanyiin' sama mamak dari 'Surga' dan Bapak dari jauh. Ah, pokoknya manis bangeettt. Rasa-rasanya posisi lagu Adera - Catatan Kecil di palylist aku dah mulai tergeser sejak ada lagu ini wkwk.

Emang 'jahat' banget Bang Ryan Adryandhy udah bikin animasi yg ngangkat tema parent issue di hampir seluruh pemerannya. Bener-bener nangis dari menit ke5 sampe 5 menit keluar dari bioskop. Yaaa meskipun nangis-nangisnya aku di samping bapak ga bikin bapak bangun dari tidurnya sih wkwkwkk ((beneran bapak pindah bobok ke bioskop T.T))

Btw mau bahas dikit tentang lagunya ekek. Hasil ngobrol sama mbak kemarin, kalau kita baca semua huruf pertama dari setiap baitnya, kita akan menemukan kalimat : Kami akan selalu ada di nadimu. Ada istilahnya tuu kalo kata Mba Wulan, tapi aku bener-bener lupa wkwk. Tp beberapa detail kecil itu jadi bukti keseriusan penulisnya gaksi? :") ekek. Masih banyak yg mau aku ceritain sebenernya, tapi udah dulu dehh, dah ngantuk banget.. Aku selipin lirik lagunya disini yaa. Aku bold bagian yg paling aku suka.🫶🏻

Kala nanti badai 'kan datang
Angin akan buat kau goyah
Maafkan hidup memang
Ingin kau lebih kuat

Andaikan, saat itu datang
Kami tak ada menemani
Aku ingin kau mendengar
Nyanyianku di sini

Sedikit demi sedikit
Engkau akan berteman pahit
Luapkanlah saja bila harus menangis
Anakku Ingatlah semua
Lelah tak akan tersia
Usah kau takut pada keras dunia

Akhirnya takkan ada akhir
Doaku agar kau selalu
Arungi hidup berbalut senyuman di hati

Doaku agar kau selalu
Ingat bahagia meski kadang hidup tak baik saja
Nyanyian ini bukan sekedar nada
Aku ingin kau mendengarnya
Dengan hatimu bukan telinga
Ingatlah ini bukan sekedar kata

Maksudnya kelak akan menjadi makna
Ungkapan cintaku dari hati

Kaget ya aku bold semua? Wkwk.
Dah.. kalo lagi capek dan sedih, nangis ajaa. Gapapa. Luapkanlah saja bila harus menangis~
Tapi jangan lupa untuk semangat lagi yaaa.. Banyak kok yang sayang sama kita. :')

Wednesday, April 9, 2025

Tiap insekyur buat ngadepin hal baru, inget banget 1.5th lalu pernah ngobrol dan berkesimpulan :
Salah kalo beranggapan kita disini karena 'kecerobohan' mata manusia yang melihat kebaikan kita, apalagi karena kehebatan kita. Satu-satunya alasan : Allah mau kita ada disini. Tugas kita selanjutnya : jalani sebaik-baiknya. Biar Allah bantu jawab pertanyaan-pertanyaan yang membuat kita ragu dengan berjalannya waktu."

Yaaa meskipun beberapa hari kemudian biasanya insekyurnya bakalan balek lagi, tp minimal dah taulah ya harus apa wkwkwk😂🏳

Friday, April 4, 2025

Pantes ya jihad melawan hawa nafsu itu masuk dalam jihad paling utama dan paling besar.
Dah lama bgt upload2 postingan doang di blog tanpa cek langsung yg keupload gimana karena pake apps blogger di smartphone. Barusan cek kok kacau banget ukuran gambarnya ya? Pas coba dibenerin di web malah gepeng2 semua. Wkwk. Maapin ya ges agak sakit mata🫣🤏🏻

Thursday, April 3, 2025

Pertanyaan yg aku ulang 2881866271x : kok orang-orang bisa sebegitu yakin?🥹

Beneran nih? Duh mual banget. Boleh nyerah aja ga?🏳

Thursday, March 27, 2025


Tahun ini, rame banget akun sobat, kerabat, dan influencer yg sedang umroh di 10 hari terakhir Ramadan. Masyaa Allah.. Bawaannya ikut terharu dan buru-buru berdo'a semoga Allah mampukan jugaaa... :") *nangisdikit

Tahun ini kita Ramadan di Palembang-Jogja duluw, tahun depan? Semoga Allah sampaikan kita di Bulan Ramadan tahun depan dalam kondisi sebaik-baiknya.. 🥹 Allahumma Ballighna Ramadhan....