Tuesday, July 18, 2023

Hijrah Hijriyah


    Ba'da Isya malam ini sempat mendapat kabar yang kurang menyenangkan dan dosisnya cukup untuk mengubah afek. Agak 2 jam tidak ingin ngapa-ngapain, hanya duduk di kamar sambil main ipad. Tiba-tiba ditelpon dan dapat orderan design ubtuk tahun baru hijriyah yang awalnya beraaaaaaaaaaaaaaaat banget mau ngerjainnya karena bener-bener lagi psuying wkwk. Tapi beberapa menit kemudian mikir sendiri, "Kenapa ya kira-kira dapet job ini sekarang?" dan akhirnya memberi jawaban ke diri sendiri, "oh.. Allah sayang mah sama aku, Allah gak mau aku berlama-lama sedih, makanya Allah kasih kesempatan buat bergerak lagi di jalan yang Allah suka." Akhirnya alasan itu berhasil menggerakkan aku untuk mulai mencari ide. 

    Ditengah diving mencari ide, tiba-tiba bertemu tulisan di sebuah blog tentang perjalanan hijrah Rasulullah hingga akhirnya ditetapkanlah awal tahun hijriyah terjadi pada saat itu.  Beberapa alasan dipilih dan disepakatinya bulan Muharram sebagai bulan pertama Hijriyah oleh Sayyidina 'Umar dan para sahabat karena :
  • Muharram adalah bulain baliknya orang-orang yang beribadah haji, sehingga orang-orang yang baru saja selesai berhaji dapat mensyiarkan penanggalan hijriah ini kepada saudaranya di negara masing-masing.
  • Muharram dari dulu merupakan bulan perta,a orang Arab dan menjadi salah satu bulan mulia, bulannya Allah ta'ala.
  • Bulan disepakatinya hijrah Rasulullah setelah Bai'at 'Aqabah. sedangkan Rasulullah berangkat hijrah dari Mekkah bulan Safar dan tiba di Madinah pada bulan Rabiul Awal.
  • Terdapat sabda Nabi yang menyatakan bahwa Muharram adalah fajarnya tahun.
    Lewat ghirah yang tergambar dari sirah tersebut, mengalirlah pula ghirah tersebut sebab dari keputusan syuro tersebut, tampak bahwa umat Islam adalah umat amal, umat yang punya tekad kuat dan tangguh dalam berusaha membawa perubahan dari kebatilan menuju kebenaran, umat pembeda dan umat pertengahan.

    Lewat kisah tersebut pulalah, ghirah untuk berubah dan berhijrah menjadi lebih baik begitu kuat memancar. Sehingga diri ini tertampar berkali-kali, alasan 'galau' yang sebelumnya hinggap terasa begitu remeh-temeh. Syukur Alhamdulillah, Allah tuntun langkah-langkah ini menuju kepada pesan indah dari perjalanan manis Rasulullah. Semoga semangat awal tahun ini dapat membuat kita menjadi pribadi yang jauh lebih baik lagi. 

"Barangsiapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah,
maka Allah akan menggantinya dengan sesuatu yang (jauh) lebih baik."

No comments: