Thursday, July 13, 2023

One of My Favorite Author : Teh Karina Hakman


Mungkin ini tulisan kesekian yang aku tulis mengenai Teh Karina. Ya, sosok lemah lembut tetapi penuh semangat yang kisah hijrahnya selalu berhasil memeluk hati dan diri yang dipenuhi insecure ini. Sosok yang ghirah dakwahnya kokoh hingga mudah sekali menyebar dan menular.

Teringat pertama kali Allah jatuhkan hati kepada beliau saat beliau mengisi sebuah acara keputrian dari FSKI FK Unand pada tahun 2019. Ketika itu Allah izinkan langsung bersua dengan beliau, mendengar nasihat langsung dari mulut beliau. Beliau yang selalu khawatir pintu mana lagi yang harus diketuk untuk masuk ke Surga-Nya. Khawatir betul Allah meninggalkan beliau.

Beliau yang mengawali hijrahnya dengan percaya bahwa Allah kan selalu mendekat melalui hadist :
"Jika seorang hamba mendekati-Ku sejengkal, niscaya Aku mendekatinya satu hasta. Jika dia mendekati-Ku satu hasta, niscaya Aku mendekatinya satu depa. Jika dia mendatangi-Ku dengan berjalan kaki, niscaya Aku mendatanginya dengan berlari kecil."

Lantas bercita-cita untuk dapat menutup usia ke Surga tertinggi-Nya lewat jalur shortcut. Jalan pintas, jalan tikus, jalan cepat. Tak perlu antre berlama-lama. Betapa mimpi yang begitu jauh sekali rasanya untuk aku gapai.

Melalui beliau, aku begitu banyak belajar, aku begitu banyak menemukan, aku begitu banyak men-tadabur-i. Bahwa, rasa cukup terhadap Allah seharusnya jauh diatas semua yang ada di dunia. Apapun yang kita lakukan, muaranya hanya pada yang satu. Sejujurnya masih banyak sekali yang ingin dituliskan, tapi rasanya kata-kata dan kalimat-kalimat ini tetap tak cukup baik dibanding semua ilmu yang beliau sampaikan.

Semoga Allah selalu jaga beliau dan keluarga untuk terus menebarkan cinta dari-Nya.


Ohya, ini tanda tangan dan pesan dari beliau setelah acara di tahun 2019. Saat itu dengan malu aku beranikan untuk meminta bantuan doa agar dapat menerbitkan buku yang bisa memeluk hati banyak orang, maka beliau mendoakan dengan begitu lembut agar karya tersebut dapat segera lahir, tak lupa memesankan lewat tulisan di halaman depan buku beliau, "Untuk Kiinan, bekerjalah untuk Allah, Allah pasti akan memfasilitasinya."

Jazakillah khair, teh..

No comments: