Monday, July 17, 2023

Crisis

    Seringkali QLC atau Quarter Life Crisis menjadi alasan kita kacau, hingga berhenti dalam pergerakan dan produktivitas. Padahal dalam tiap tahap perkembangan kita, setiap kita akan menemukan crisis kita masing-masing hingga kita berpulang. Saat bayi, barangkali krisis kita perihal lapar. Saat anak-anak, krisis kita berputar-putar dalam menunggu ibu pulang dari pasar atau pertemanan di sekolah, hingga ketika kita tua, barangkali krisis kita berhubungan dengan pasangan dan anak-anak yang mulai renggang.

    Kalau difikir-fikir, kenapa sih sekarang orang-orang pusing menghadapi QLC? Sedang zaman dahulu, diusia yang sama, sahabat begitu kuatnya dalam setiap pergerakan. Seperti Muhammad Al-Fatih yang dengan hebatnya menakhlukkan Konstantinopel. Sedang kita? Masih berputar-putar dalam krisis finansial, pendidikan, asmara.... Meskipun hal-hal tersebut juga merupakan kekuatan-kekuatan dan langkah-langkah besar yang menentukan perjalanan kita kedepannya, tapi apakah hal tersebut benar-benar akan membawa kita ke Surga-Nya? Sedangkan dunia, digambarkan hanya seperti sisa air yang tertempel di jari ketika kita memasukkan tangan ke lautan.

No comments: