Sunday, January 12, 2025

Catatan Kiinan #5 : Strategi Pengelolaan Keuangan Keluarga

Oleh : Dewi R.D. Amelia, CFP, IFP,QWP (Islamic Financial Planner)

Disclaimer : Section #CatatanKiinan ini spesial dibuat atas dasar penugasan. Karena Desember kemarin adalah bulan ketahanan keluarga, saya mohon pengertiannya jika dalam beberapa postingan kedepan didominasi dengan topik pernikahan dan parenting. Terimakasih.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------



Ekonomi --> penyebab perceraian terbanyak nomor 2 di Indonesia.
Selingkuh keuangan --> sikap untuk merahasiakan/ketidakjujuran dalam pengelolaan keuangan.  Dampak : ketidakpercayaan, renggangnya hubungan, bahkan perceraian.

Good relationship is the key of good family finance. 

Usaha belajar keuangan --> salah satu usaha untuk menyelamatkan generasi selanjutnya dari generasi sandwich.

Apa alasan mengelola keuangan dalam Islam?
--> Pertanggungjawaban di hari peertimbangan.
“Kedua kaki seorang hamba tidaklah beranjak dari tempat hisabnya pada hari kiamat hingga ia ditanya mengenai empat hal: (1) umurnya, untuk apakah ia habiskan, (2) jasadnya, untuk apakah ia gunakan, (3) ilmunya, apakah telah ia amalkan, (4) hartanya, dari mana ia peroleh dan dalam hal apa ia belanjakan” (HR Ibnu Hibban dan at-Tirmidzi).
Syariah Financial Planning
  • Merupakan perencanaan keuangan keluarga yang dilakukan sesuai syariat Islam, tidak hanya dibuat untuk memenuhi kebutuhan duniawi tapi juga akhirat berdasarkan hukum syariat yang tercantum dalam Al-Qur'an dan hadits.
  • Mengatur seluruhnya, mulai dari mendapatkan, mengolah, maupun mengeluarkan harta sesuai syariat Islam.
Sirah Nabi Yusuf
Ketika Nabi Yusuf menafsirkan mimpi raja.
"(Yusuf) berkata, “Bercocoktanamlah kamu tujuh tahun berturut-turut! Kemudian apa yang kamu tuai, biarkanlah di tangkainya, kecuali sedikit untuk kamu makan." (Q.S. Yusuf :47)

IBRAH : 

  • Pentingnya mempersiapkan dana darurat untuk kondisi yang tidak terduga di masa depan. 
  • Pengeluaran yang sifatnya konsumtif hendaknya dilakukan dengan hemat. 
  • Terdapat redaksi فِيْ سُنْۢبُلِهٖٓ /tangkai --> menjelaskan mengenai tempat penyimpanan yang aman (karena gandum akan lebih awet jika disimpan dalam kondisi masih utuh beserta tangkainya) 
  • Setelah masa produktif, akan datang masa tidak produktif. (Ex: masa pensiun) 
  • Fungsi simpanan tidak hanya ketika masa paceklik/dana darurat, tapi juga bisa untuk persiapan dana-dana lain (pendidikan, pensiun, dll)
Perbedaan Keuangan Single dan Keluarga
SINGLE 

Pemasukan 

  • Umumnya single income

Pengeluaran 

  • Untuk kebutuhan sendiri dan orang terdekat
  • Lebih flexible dalam mengatur keuangan
  • Biasanya lebih banyak untuk entertain/lifestyle
  • Kebutuhan harian masih sederhana, belum kompleks.
KELUARGA 
Pemasukan
  • Umumnya single/double income

Pengeluaran 

  • Untuk kebutuhan sendiri, keluarga, dan orang terdekat
  • Lebih ketat dalam mengatur keuangan
  • Kebutuhan harian lebih kompleks --> rumah, pendidikan, kendaraan, dll
Mulailah dengan Money Talk dengan Calon Pasangan
  • Diskusi visi dan misi keuangan keluarga 
  • Terbuka tentang uang : cara pengelolaan selama single, izin untuk istri bekerja, dll 
  • Apakah sendwich generation? Jika iya, siapa saja yang ditanggung? Sampai kapan? Berapa banyak? apakah sudah didiskusikan bagaimana kondisi jika menikah-punya anak? 
  • Apakah punya hutang?
  • Bagaimana pendapat tentang riba?
Financial Check Up
  • Berapa pemasukan, pengeluaran, harta total, hutang, dll? 
  • Dana darurat : 3-6 x pengeluaran bulanan 
  • Cicilan/hutang : maksimal 35% dari pendapatan 
  • Rasio menabung/investasi : minimal 10% dari pendapatan.
Cash Flow
  • Normalnya, jangan sampai pengeluaran lebih besar dari pendapatan.
  • Cicilan/hutang : maksimal 35% dari pendapatan
  • Rasio menabung/investasi : minimal 10% dari pendapatan.
Mengatur Prioritas Keuangan
  • Bedakan antara kebutuhan dan keinginan 
  • Buat budgeting dengan bijak.
    Budget ada 3: 
    • Kewajiban
      Wajib dikeluarkan, tidak bisa dihemat
      Ex : cicilan, hutang, zakat, biaya sekolah anak
    • Kebutuhan
      Perlu dikeluarkan, tapi bisa dihemat
      Ex : kebutuhan harian (sandang, pangan, papan) 
    • Keinginan
      Jika tidak dikeluarkan, aman saja
      Ex : entertain, jajan, dll 
  • Wajib jaga lifestyle karena menurunkan gaya hidup itu susah, sedangkan menaikannya gampang bangettt.
Kenapa harus menabung/investasi?
  • Wajib, karena :
    • Kemandirian ekonomi sangat ditekankan dalam Islam
    • Larangan untuk hidup meminta-minta dan menggantungkan diri terhadap orang lain.
  • Sunnah, karena :
    • Kita dianjurkan untuk tidak hidup boros dan menghemat harta. 
    • Menabung bisa jadi tools untuk mencapai tujuan keuangan yang sifatnya ibadah kepada Allah (haji, umroh, beli rumah, infaq, dll)
  • Haram, jika:
    • tujuannya untuk menutup harta, riya, dan menjadi pribadi yang kikir.
Buat Tujuan Keuangan

Hati-Hati dalam Berhutang
  • Di masa kritis, pastikan pinjaman maksimal 30% dari penghasilan.
  • Jika income sudah halal, hindari berhutang dengan cara yang tidak halal (ex : mengandung riba)
Start Investing!
  • Sebaik-baik investasi bagi muslim adalah investasi akhirat (zakat, infaq, sedekah, wakaf) --> buat alokasi/anggaran bulanan.
  • Pilih instrumen investasi syariah : emas, properti, reksadana (pasar uang, obligasi, saham), deposito, dll.
Note :
  • Tidak ada gaji ideal bagi seorang suami. Yang terpenting adalah cukup untuk nafkah bagi keluarga,

No comments: