Bismillah.. Mari kita mulai section yang jadi request-an mbak-mbak disini (alias tugas spesial karena the one and only jomblo in the gank), yaitu 'Catatan Kiinan' ekek. Jadi section ini sepertinya akan jadi section paling serius dan bahasanya paling baku karena bersumber dari ringkasan buku, ceramah, dll. Walau deg-degan dikit karena biasanya di kampus dulu selalu ada ustadz yang ready untuk mengoreksi segala kekeliruan dari tulisan-tulisan seperti ini, tp kali ini kita share sendiri :") Bismillah, semoga Allah jaga. Aamiin.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------
Tazkiyatun Nafs berasal dari Bahasa Arab yang terdiri dari 2 kata :
- Tazkiyat --> menyucikan, menguatkan, mengembangkan
- Nafs --> diri atau jiwa seseorang. Dorongan nafsu (ingin ini dan itu)
Tazkiyatun Nafs --> Mensucikan, menguatkan, dan mengembangkan jiwa sesuai dengan potensi (fitrah), yaitu iman, islam, dan ihsan.
TUJUAN
--> Mencapai takwa
3 ASPEK DALAM DIRI MANUSIA
- Jasad --> Dibersihkan dengan cara menjaga seluruh tubuh dari najis dan hadas
- Hayat (Qalb, 'Aql, Nafs) --> Dibersihkan dengan menghindari dosa, maksiat, pikiran negatif, dan akhlak buruk.
- Ruh (cahaya, menyinari diri kita tergantung hayat kita bersih atau tidak) --> Dibersihkan dengan menjaga agar jiwa hanya terikat pada Allah.
TANDA JIWA YANG KOTOR
- Punya ilmu tapi tidak diamalkan/dimanfaatkan
- Tidak enjoy dalam beribadah
- Lalai/Sibuk dengan hal-hal unfaedah
- Mencintai sesuatu diatas cinta kepada Allah.
- Berlebihan dalam hal apapun
7 TAHAP NAFSU
- Nafsu hasutan (an-nafs al-ʾammārah)Nyaman dengan keburukanTahap : Qalbin Mayyit (Hati yang mati) --> perlu perombakan besar
- Nafsu menyesali (an-nafs al-luwwāmah)Ada pertarungan antara yang baik dan buruk --> menang keburukan --> setelahnya ada penyesalanTahap : Qalbun marid (hati masih kotor) --> tazkiyatun nafs
- Nafsu diilhamkan (an-nafs al-mulhamah)Ada pertarungan antara kebikan dan keburukan, tapi cenderung dimenangkan oleh kebaikan.Tahap : Qalbun marid (hati masih kotor) --> tazkiyatun nafs
- Nafsu tenang (an-nafs al-muṭmaʾinnah)Tak ada lagi pertarungan baik dan buruk, otomatis memilih yang baik-baik.Tahap : Qalbun salim (hati yang bersih) --> Istiqomah
“ Hai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang redha dan diredhai, maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam Syurga-Ku”. (Al-Fajr:27-30)
- Nafsu berpuas hati (an-nafs ar-raḍīyyah)Menganggap hal-hal makruh seolah haram dan hal-hal sunnah seolah wajib.Sudah menyerahkan kehidupan hanya untuk beribadah pada Allah.
- Nafsu diredhai (an-nafs al-marḍīyyah)Sangat mencintai Allah dan dicintai Allah. Sangat menjaga diri daei dosa meskipun hanya dosa-dosa kecil.
- Nafsu sempurna (an-nafs al-kāmilah)Tingkatan Nabi dan Rasul, maha suci dan sempurna. Selalu terpelihara daei perbuatan tercela dan Allah selalu mengawasi dan membimbingnya.
LEVEL TAZKIYATUN NAFS
- Sirna segala dosa --> menghindari dari melakukan dosa
- Sirna segala keterikatan --> menghindari bergantung terhadap makhluk
- Sirna segala keakuan --> menghindari dari terlalu bangga/merasa pencapaian berasal dari usaha kita sendiri.
- Sirna segalanya selain Allah --> Hanya bergantung kepada Allah saja.
PRAKTIK TAZKIYATUN NAFS (menurut Imam Al-Ghazali)
- Syahwat perut dan bawah perut --> puasa dan menikah
- Bencana lisan --> Tafakkur, dzikir, muhasabah-muraqabah-mujahadah, ingat mati.
- Marah, dengki, iri --> Sabar, syukur, maafkan, baca Al-Qur'an
- Cinta dunia --> ingat mati, taubat, zuhud
- Cinta harta, kikir --> Zakat, infak, sedekah, zuhud
- Cinta tahta, riya --> Uzlah (mengasingkan/menjauhkan diri sementara)
- Takabbur, ujub --> tauhid, tafakkur, shalat
Proses tazkiyatun nafs dikokohkan/bermula dari hidayah dari Allah dan mujahadah (usaha diri sendiri), cepat dan lambatnya proses dipengaruhi oleh akhlak yang sudah dimiliki dan kekuatan niat untuk berproses.
No comments:
Post a Comment