Sejak jadi dokter, sering banget keluarga dan temen-teman random langsung ngirim hasil pemeriksaan penunjang (hasil labor/rontgen/lainnya). Sebenernya gapapa sih, tapi ada beberapa hal yang harus dipahami :
- Pemeriksaan penunjang fungsinya ya untuk 'menunjang' hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter melalui anamnesis (tanya jawab) dan pemeriksaan fisik.
- Hasil pemeriksaan penunjang yg terlihat abnormal tidak harus buru-buru 'diobati'. Maka, baiknya pastikan saja lagi kepada dokter yg sudah mendampingi teman-teman dari awal karena beda penyakit, beda pula hasilnya. Bahkan penyakit yang sama, bisa berbeda juga interpretasinya.
- Hasil pemeriksaan penunjang bisa saja salah. Ada istilah false negatif (negatif palsu) atau false positive (positif palsu). Ini banyak banget faktornya : mulai dari kondisi tertentu pada tubuh pasien, kondisi alat2 yg digunakan untuk mengambil sampel, alat yg digunakan untuk membawa sampel, alat untuk memeriksa sampel, bahkan petugas yang mengambil dan memeriksa sampel.
Dah.. itu dulu karena dah adzan xixi.
Intinya : sebenernya gapapa banget konsul ke dokter2 terdekat. Tp plisss jangan keberatan kalau dokternya nanya ulang dari awal keluhan kamu, karena hasil pemeriksaan penunjang gabisa di interpretasikan begitu saja. Dan sebenarnya, konsul terbaik adalah konsultasi langsung tatap muka, karena dokter akan menilai seluruh keluhanmu, tak hanya lewat kalimat tapi juga mimik wajah, cara jalan, respon terhadap pemeriksaan, dll.
Kok banyak banget yg harus ditanya sih? Katanya dokter pinter? Wkwkwkwk.. kalo dah gitu mah, aku diem aja dehhh🫠 pokoknya sehat-sehat aja ya cintaku🫶🏻😚
No comments:
Post a Comment