Wednesday, January 8, 2025

Nunggu Adzan #2 : Random Ngomongin Duit

Mari kita lanjutkan konten menunggu adzan lagi wkwk. Ohya, Nunggu Adzan ini adalah Section baru di blog aku yaaa. Isinya adalah kerandoman otak aku yang biasanya 'aktif' banget di jam-jam nanggung sambil nunggu adzan. Karena ini adalah section random dan sangat-sangat tidak terkonsep (yang penting biar aku ga ngelamun kosong aja). Trus sistemnya, kalo dah adzan, selesai gak selesai dikumpul! wkwkwk. Jadi tulisannya pun 'biasanya' berasal dari ingatan aku yang terbatas, bukan tulisan 'keren' hasil riset. Maaf juga ya kalo tulisannya ga sesuai EYD KBBI dll. Semoga bisa dipahami dengan bijaksana yaaa. ekekek.

-----------------------

Jadi, satu pekan ini aku lagi rutin nonton/denger ulang beberapa podcast tentang keuangan. Alasannya apaaaa? Tentu saja karena baru evaluasi keuangan 1 tahun terakhir yang 'foya-foya' banget wkwkwk. Ya Allah, maapin :") Jadi di bawah ini ada 2 grafik, satu grafik income vs expense yang sangaat fluktuatif. Secara general, hitungannya sebenernya masih sehat, tapi secara pribadi merasa sebenarnya banyak pos-pos yang masih berantakan banget, banyak 'harusnya' yang masih bisa diusahakan.

Income vs expense 2024

Pengeluaran yang sangat2 'keluar' wkwk


Kali ini aku mau simpen catetan disini aja deh, biar mudah diakses (dan siapa tau ada yg sedang butuh). Oke kali ini kayaknya notesnya akan singkat bgt tp gapapa deh, jarang2 nulis tentang keuangan karena emang bukan ranah keahlian aku. Semoga ada kesempatan buat share catetan yang lebih holistik dan komprehensif.

Ohya, aku sengaja ga masukin hitung2an/persentase disini karena aku masih coba cari-cari rumus yang paling cocok buat aku sendiri + blm mampu bayar konsultan keuangan wkwk. Jadi sengaja ga aku share demi menghindari penyesatan terhadap orang lain karena ke-sotoy-an aku👌🏼 wkwk

Dari beberapa podcast yg aku aku inget aja :

  • Belajar apapun, ternyata gabisa cuma sekali duduk. Mulai dengan keilmuan, lanjut learning by doing. Meskipun isinya sama, sering kita baru memahami konteks secara utuh saat kita murojaah dan sudah menemukan masalah-masalahnya. So, jangan boseeen untuk selalu belajar.
  • Merencanakan keuangan itu bisa jadi salah satu kebijakan kita untuk 'mengamankan' kehidupan kita sendiri dan anak-anak.
  • Sebagai muslim, tentu kita punya banyak dalil yang menyarankan kita untuk bijak dalam bermuamalah. 3 prinsip minimum yg perlu ditanamkan : 
1) Memastikan bahwa kita tidak 'menuhankan' uang. Uang 'hanya' alat yang bisa membawa kita ke surga/neraka tergantung kebijakasanaan kita. 
2) Pastikan selama proses mencari, menyimpan, maupun mengeluarkan uang kita pastikan halal dan tidak berlebihan. 
3) Seperti Nabi Yusuf yang menafsirkan mimpi Raja untuk menyimpan gandum selama 7 tahun untuk masa paceklik, kita pun harus 'menabung' untuk mengamankan kebutuhan2 darurat dan ketidakpastian masa depan.
  • Harta yang berkah : harta yang diridhoi Allah, baik jumlah maupun cara memperolehnya.
  • Konsep rezeki : hak prerogative Allah. Bentuknya ga hanya soal harta. Jumlahnya ga akan kurang/berlebihan.
  • Nabung : bukan hanya untuk 'nimbun-nimbun' duit kayak Qorun. Tapi ikhtiar kita untuk mengamankan masa depan kayak penafsiran mimpi Nabi Yusuf.
  • Urutan (tidak baku, bisa berbeda di masing2 individu) dalam pengaturan keuangan pribadi : journaling (income & expense), budgeting dan menentukan tujuan finansial (jangka pendek, menengah, panjang), mengamankan dana darurat, action (investasi dll). Dan.. beneran beda-beda banget tiap individu, jadi minimal coba pelajari poin 1 dan 2 dulu, lalu pelajari dan konsultasikan ke orang yang lebih paham supaya bisa memilih action dengan lebih tepat.
  • Financial freedom : kondisi kita bisa bebas income (tidak perlu bekerja) untuk memenuhi kebutuhan. Jd kita hidup dari uang yang sudah 'bekerja' secara sendirinya.
  • Ini part yang sering bikin aku ngetawain diri sendiri wkwk : bg Raditya Dika mencapai target financial freedom di usia 35 th karena mulai mencoba bijak keuangan sejak usia 20 awal. Trus aku coba hitung2lah buat aku sendiri dan menyadari badai fakta : sebagai dokter, kalau plan hidup berjalan 'seperti seharusnya' di usia 30-40an itu aku baru mulai memiliki pendapatan stabil wkwk. Jadi harus lebih semangat lagi buat belajar dan menaikkan kapasitas diri supaya lebih tenang dalam menentukan prioritas investasi kedepannya (termasuk investasi akhirat, ilmu, masa tua, anak, dst)
  • Pastikan kita gak menuhankan dan terburu-buru dalam apapun yang berhubungan dengan uang.
  • Minimalis dan bijak dalam mengeluarkan uang tidak sama dengan pelit. 

Udah dulu deh yaaa. See U di tulisan-tulisan keuangan lainnya! Semangat belajar bestie!

No comments: